faktakalbar

Sukses Gelar International Challenge 2026, Pontianak Buktikan Kesiapan Fasilitas Olahraga

Faktakalbar.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai ajang Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani menjadi dorongan motivasi bagi atlet Kalimantan Barat. Gelaran kejuaraan bulu tangkis skala dunia tersebut…

Penulis: Natash Monday, 31 August 2026 📖 2 menit
Sukses Gelar International Challenge 2026, Pontianak Buktikan Kesiapan Fasilitas Olahraga
Penyerahan medali juara Polytron Pontianak International Challenge. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai ajang Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani menjadi dorongan motivasi bagi atlet Kalimantan Barat.

Gelaran kejuaraan bulu tangkis skala dunia tersebut memberikan kesempatan langsung bagi warga Pontianak untuk menyaksikan laga kelas internasional.

Edi menyampaikan pandangannya usai menyaksikan langsung pertandingan final kategori ganda campuran pada Minggu (30/8/2026) sore.

“Pertandingannya sangat kompetitif. Selama ini kita melihat di televisi, seperti olimpiade atau kejuaraan internasional, sekarang kita bisa melihat secara langsung,” ucapnya.

Menurut Edi, kehadiran turnamen tingkat dunia ini sangat penting untuk memicu semangat para atlet muda di daerah.

Potensi atlet di Kalimantan Barat dinilai terus berkembang seiring bermunculannya berbagai klub bulu tangkis lokal.

“Tentu ini akan memberikan motivasi tersendiri, apalagi cabang bulu tangkis di Pontianak dan Kalbar sudah banyak klub serta pemain berbakat,” jelasnya.

Pemerintah kota berharap para pemain muda terus mengasah kemampuan agar mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.

“Harapannya, pemain-pemain berbakat ini nantinya bisa ikut ke tingkat yang lebih tinggi, tidak hanya nasional tetapi juga internasional,” katanya.

Penyelenggaraan ajang ini secara umum berjalan aman dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

“Alhamdulillah pertandingan yang saya lihat berjalan lancar. GOR kita juga aman untuk penyelenggaraan bulu tangkis internasional, dan antusias masyarakat menonton sangat tinggi,” ujarnya.

Meskipun kota sedang diselimuti kabut asap, seluruh agenda turnamen bulu tangkis tersebut tetap terlaksana sesuai jadwal.

“Mudah-mudahan kabut asap tidak menghalangi kegiatan yang sudah berjalan dan sudah dijadwalkan menjadi agenda,” katanya.

Selain fokus pada event olahraga, warga diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik di tengah penurunan kualitas udara.

Masyarakat diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan agar paparan asap tidak mengganggu kesehatan.

Pihak penyelenggara dan pemerintah daerah berupaya mempertahankan kesiapan kota dalam menyambut agenda nasional maupun internasional.

Peningkatan sektor fasilitas serta pelayanan publik menjadi prioritas agar Kota Pontianak semakin ramah bagi para pendatang.

“Kita akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang humanis dan tertata. Pontianak ini kota yang ramah, aman, lingkungannya humanis, dan kulinernya juga terkenal enak,” pungkasnya.

Rangkaian agenda olahraga bulu tangkis di Pontianak masih akan berlanjut pada pekan berikutnya.

Setelah Polytron Pontianak International Challenge 2026 usai, GOR Terpadu Ahmad Yani bersiap menggelar turnamen Polytron Indonesia Masters Super 100 2026.

Ajang internasional resmi di bawah Badminton Asia dan BWF tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 6 September 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK