faktakalbar

Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional, TNI AD Perkuat Sinergi di Papua

Penulis: Redaksi Sunday, 22 February 2026 📖 1 menit
Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional, TNI AD Perkuat Sinergi di Papua
Faktakalbar.id, JAYAPURA - Sinergi yang kuat di tubuh TNI Angkatan Darat terus diperkuat guna mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Papua. Soliditas ini terlihat dalam pertemuan antara mantan Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, dengan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim di Kota Jayapura pada Jumat (20/2). Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan Perbatasan, Satgas Korpasgat Fasilitasi Pengiriman Sembako ke Koroway Batu Pertemuan di Markas Kodam XVII/Cenderawasih ini merefleksikan keberhasilan kolaborasi lintas komando dalam mengawal program-program strategis pemerintah di daerah. Mayjen TNI Novi Rubadi menekankan bahwa dukungan semua pihak sangat krusial dalam menjalankan tugas kemiliteran yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. "Tugas sebagai Pangkoops Swasembada merupakan salah satu peran strategis TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di daerah, yang keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi lintas komando dan dukungan masyarakat setempat," ungkap Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito. Lebih lanjut, kunjungan ini menandai serah-terima estafet kerja sama agar program ketahanan pangan nasional dapat terus berlanjut dan berkembang. Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Runjai Jaya Dorong Produksi Jagung Melalui Dana Desa Meskipun Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito kini berfokus kembali memimpin Kodam XII/Tpr, fondasi kolaborasi yang telah dibangun dengan Kodam XVII/Cenderawasih dipastikan akan terus dilanjutkan demi kemajuan dan keamanan masyarakat di tanah Papua. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK