Jelang Musprov KONI Kalbar, Sultan Melvin Safari ke 14 Daerah dan Gaungkan Pesan Damai
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Kontestasi perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) Kalimantan Barat
periode 2025–2029 semakin memanas.
Dua tokoh sentral,
Sultan Syarif Melvin Alqadri
dan petinju dunia
Daud Yordan
, yang sama-sama duduk sebagai Senator (Anggota DPD RI), bersaing ketat untuk memimpin induk organisasi olahraga tertinggi di Bumi Khatulistiwa.
Baca Juga:
Jelang Musorkot, KONI Kota Pontianak Pastikan Pembinaan Atlet Tetap Berjalan Konsisten
Menyikapi dinamika tersebut, Sultan Syarif Melvin Alqadri memilih strategi jemput bola.
Ia secara maraton melakukan safari konsolidasi ke 14 kabupaten/kota di Kalbar untuk menyamakan frekuensi dan visi pembangunan olahraga.
Namun, di tengah gencar-gencarnya gerilya dukungan, Sultan Pontianak ini justru melemparkan pesan kesejukan.
Ia meminta seluruh pendukung dan insan olahraga untuk menjaga kondusivitas, terutama di Kota Pontianak. Sultan Melvin tidak ingin kompetisi ini merusak persaudaraan sesama putra daerah.
“Meski persaingan sangat dinamis, kita harus memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan penuh sportivitas. Tidak boleh ada intervensi, tekanan, atau manuver yang dapat memecah persatuan putra daerah,”
tegas Sultan Melvin, Senin (01/12/25).
Sebagai pendaftar pertama yang berkasnya telah dinyatakan lengkap, Sultan Melvin membawa visi pengembangan atlet yang berjenjang, bukan karbitan.
Dalam setiap pertemuannya dengan pengurus cabang olahraga (cabor) dan KONI daerah, ia menekankan pentingnya pembinaan dari level akar rumput agar prestasi Kalbar bisa berbicara di kancah nasional maupun internasional.
Baca Juga:
Soroti Dinamika Musorprov KONI Kalbar, Pengamat: Aklamasi Jalan Terbaik Jaga Marwah Organisasi
Modal politik olahraga Sultan Melvin tidak main-main. Ia mengklaim telah mengantongi dukungan solid dari 22 Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabor dan 5 KONI Kabupaten/Kota.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk mengabdi.
“Siapapun yang terpilih nanti harus menjadikan kepentingan atlet dan kemajuan olahraga Kalbar sebagai prioritas utama, bukan kepentingan kelompok tertentu,”
pesannya bijak menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) pada 6 Desember mendatang.
(ra)
Tag:
#koni kalbar
#Daud Yordan
#Musorprov KONI
#Olahraga Kalimantan Barat
#Sultan Syarif Melvin Alqadri
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.