faktakalbar

Kejurda Catur Gajah Kalbar 2025, Supardi Jadi Yang Terbaik

Penulis: Redaksi Thursday, 20 March 2025 📖 1 menit
Kejurda Catur Gajah Kalbar 2025, Supardi Jadi Yang Terbaik
FaktaKalbar.id, PONTIANAK - Turnamen Kejurda Xiang Qi atau Catur Gajah Kalbar telah usai pada Rabu (19/3/2025). Keluar sebagai Juara 1 atas nama Supardi, Juara 2  Tjong Sau Khi, Juara 3 Tjia Sak Song, dan Juara 4 Ng Djun Phin. Ketua Panitia Kejurda Xiang Qi, Sutaryadi menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan para peserta dalam turnamen ini. Baca Juga:  Kejurnas Catur Junior, Edrick Persembahkan Medali Perunggu bagi Kalbar Ia berharap melalui Kejurda Catur Gajah ini tercipta ekosistem Catur Gajah yang saling mendukung di Kalimantan Barat. "Terima kasih atas partisipasi semua peserta dalam Turnamen Kejuaraan Daerah Kalimantan Barat tahun 2025," kata dia. "Semoga melalui kejuaraan-kejuaraan seperti ini, komunitas kita akan semakin berkembang lagi dan semakin naik juga prestasi kita di kancah nasional dan internasional," tuturnya. Baca Juga:  Atlet Catur Tingkat Master Nasional Meriahkan Panda Catoer Cup 2024 Berikut adalah urutan para pemenang Xiang Qi Kalbar 2025: Supardi Tjong Sau Khi Tjia Sak Song Ng Djun Phin Hengki/Anek Djoni Lim A Lek Bedi Aven Suryanto B. Tentang Catur Gajah Mengutip wikipedia , Arti kata xiangqi  secara harfiah berarti adalah "catur gajah". Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah  xiang (gajah). Permainan ini menggunakan biji-biji pipih melingkar dengan  karakter Tionghoa  tertulis di atasnya. Terdapat buah jiang (raja), shi (menteri), xiang (gajah), ma (kuda), ci (benteng) pau (meriam), dan zu(bidak/pion hitam) atau bing(bidak/pion merah). Baca Juga:  Bank Kalbar Tutup Tahun 2024 dengan Kinerja Menggembirakan: Resilient di Tengah Tantangan Ekonomi Buah raja dan menteri dalam catur Cina hanya bisa dijalankan di titik 3×3, konon sesuai dengan fungsi raja beserta menterinya yang tidak boleh keluar dari lingkungan istana. Buah gajah dijalankan secara diagonal 2 totik dan tidak menyeberang ke daerah lawan. Bidak kuda, benteng, dan prajurit langkahnya hampir sama dengan  catur biasa , dan buah-buah catur ini dijalankan mengikuti garis dan berdiam di titik sudut perpotongan garis-garis tersebut. (mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK