faktakalbar

Survei PWS : Pilpres Bakal Satu Putaran

Penulis: Redaksi Tuesday, 30 January 2024 📖 1 menit
Survei PWS : Pilpres Bakal Satu Putaran
*Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus Angka 52,3 Persen Lembaga survei Political Weather Station (PWS) melakukan jajak pendapat periode 21 Januari hingga 25 Januari terkait Elektabilitas paslon Presiden-Wakil Presiden. Mengejutkan, ternyata eletabilitas paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bisa tembus angka 52,3 persen. Artinya, dengan angka seperti itu, PWS menyatakan Pilpres bakal berlangsung satu putaran saja.Survei dilakukan di 34 provinsi dengan jumlah sampel 1.200 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara melalui telepon dengan pedoman kuesioner. Metode survei menggunakan teknik pencuplikan acak atau multistage random sampling dengan margin of error (MoE) +- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini juga dilengkapi dengan penelusuran data percakapan warganet (netizen) melalui media monitoring dari berbagai platform media sosial. Terkait hasil elektabilitas paslon pilpres, responden diberi pertanyaan 'seandainya pilpres dilaksanakan saat ini pasangan manakah yang Anda pilih?'. Hasilnya, Prabowo-Gibran memperoleh 52,3 persen. Berikut elektabilitas paslon: - Prabowo-Gibran: 52,3 persen - Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 21,3 persen - Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 19,7 persen - undecided voters: 6,7 persen. "Hasil survei PWS menunjukkan bahwa seandainya Pilpres dilaksanakan saat ini, pasangan Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan 52,3 persen," ujar Direktur Riset PWS, Sharazani MA dalam jumpa pers, Jumat (26/1) yang dilansir faktakalbar.id dari cnbc. "Dengan demikian, jika tren elektabilitas ini bertahan terus hingga 14 Februari 2024 nanti maka Pilpres 2024 akan berlangsung dalam satu putaran," tandas Sharazani.(rfk/ind)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK