faktakalbar

Sutarmidji Setujui Pembangunan Pusat Sertifikasi Keahlian

Penulis: Redaksi Friday, 22 November 2024 📖 1 menit
Sutarmidji Setujui Pembangunan Pusat Sertifikasi Keahlian
MEMPAWAH - Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 1, Sutarmidji melakukan kunjungan dan silaturahmi kepada masyarakat di Warung Kopi Tora, Jalan Cempaka, Kabupaten Mempawah, Rabu (20/11/2024). Pada kesempatan tersebut, Sutarmidji menyebutkan bahwa telah merancang pusat sertifikasi keahlian yang akan dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare yang akan dilaksanakan pelatihan untuk berbagai bidang sampai ada pengujian untuk mendapatkan sertifikat, termasuk untuk bidang usaha ekspor-impor. “Orang itu baru bisa dapat sertifikat kalau dia sudah ahli. Untuk menjadi ahli, perlu pelatihan. Pelatihan kita ambil bidang-bidang yang dibutuhkan lapangan kerja di Kalbar. Saya sudah rancang itu. Bukan balai latihan kerja, saya tidak setuju. Saya setujunya pusat sertifikasi keahlian,” ungkapnya. Ia pun menyayangkan kondisi yang terjadi di Kabupaten Mempawah saat ini. Meski banyak investasi yang masuk, belum banyak berdampak kepada masyarakat asli daerah. “Saya paling tidak suka kalau satu daerah investasi banyak, tapi kita jadi penonton. Masa, misalnya yang manen sawit saja harus ambil orang dari jauh. Kita jangan sampai jadi penonton. Sumber Daya Alam banyak, tapi kita nonton saja,” ucapnya. Menurutnya, Kabupaten Mempawah dapat mencontoh Yogyakarta yang memiliki ciri khas sebagai Kota Pendidikan, karena banyak pusat pendidikan di sana. Apalagi, saat ini sudah ada beberapa pusat pendidikan di Mempawah, seperti Kampus IPDN, BP2TD, STAI Mempawah, dan lainnya. “Harus ada dibangun sesuatu yang menjadi daya tarik di Mempawah ini. Kalau mau dijadikan daerah pendidikan, kita seriusi pendidikan. Undang universitas-universitas besar untuk membangun kampusnya di Mempawah ini. Jadi, banyak perguruan tinggi di Mempawah sehingga bisa dikembangkan seperti Yogyakarta. Arah ini yang perlu,” tuturnya. (mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK