faktakalbar

Sutarmidji Target Bedah 10 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jika Kembali Terpilih Gubernur

Penulis: Redaksi Wednesday, 30 October 2024 📖 1 menit
Sutarmidji Target Bedah 10 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jika Kembali Terpilih Gubernur
MEMPAWAH  - Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 1, Sutarmidji melakukan kunjungannya dalam rangka kampanye dialogis di Desa Pak Bulu, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Minggu (27/10/2024). Pada kunjungan itu pun, Sutarmidji menyampaikan salah satu programnya terkait program pengentasan kemiskinan ekstrem, yakni bantuan bedah rumah atau Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Ia menargetkan untuk bisa membantu antara 2.000 – 2.500 rumah per tahunnya atau mencapai sekitar 10 ribu rumah selama lima tahun ke depan. “Kalau saya jadi gubernur, saya punya program bedah rumah sebanyak 10 ribu rumah. Kalau tidak percaya, lihat saja,” ungkapnya. Dirinya menerangkan bahwa terdapat 14 indikator kemiskinan yang 8 diantaranya berkaitan langsung dengan kondisi rumah, seperti kondisi atap, lantai, listrik hingga ukuran atau luas rumah. “Orang itu baru bisa disebut tidak miskin kalau dia tinggal di ruang delapan meter persegi per orang. Rumah itu walau berlapis emas, kalau satu orang tidak tinggal di ruang delapan meter persegi, tetap dianggap miskin. Bedah rumah itu tanah harus milik sendiri. Takutnya nanti kita bedah rumah warga, tau-tau yang punya tanah mengambil alih. Itu tidak boleh,” jelasnya. Lebih lanjut, ia kembali menegaskan terkait janjinya untuk pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang hanya tersisa 20% lagi dalam kondisi mantap. “Kalau mau selesai yang 20%, pilih saya. Kalau tidak, maka tidak akan selesai. Walaupun yang lain janji-janji, ya Cuma janji saja. Kalau saya, komitmen saya pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pasti saya wujudkan,” tegasnya. (mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK