faktakalbar

SUV Senggol Motor hingga Tabrak Truk, Satu Keluarga Luka Berat dalam Kecelakaan di Trans Kalimantan

Penulis: Redaksi Wednesday, 15 April 2026 📖 2 menit
SUV Senggol Motor hingga Tabrak Truk, Satu Keluarga Luka Berat dalam Kecelakaan di Trans Kalimantan
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Insiden kecelakaan di Trans Kalimantan yang melibatkan tiga unit kendaraan bermotor terjadi di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya , pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Peristiwa nahas lalu lintas tersebut mengakibatkan satu keluarga yang terdiri dari empat orang mengalami luka-luka serius sehingga harus segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Baca Juga:  Tak Ada Korban Jiwa, Mediasi Kecelakaan di Balai Karangan Tuntas Secara Kekeluargaan Berdasarkan data resmi dari pihak kepolisian, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sebuah sepeda motor, satu unit mobil Sport Utility Vehicle (SUV), serta satu unit kendaraan berat berupa truk tangki. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya J. Effendhy Kusuma melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsie Penmas) Ade membeberkan kronologi kejadian. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi di lapangan, insiden kecelakaan di Trans Kalimantan ini bermula saat mobil SUV yang dikemudikan oleh Mohammad Jagky Maulana (37) melaju dari arah Tayan menuju pusat Kota Pontianak. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kendaraan roda empat tersebut berupaya mengambil lajur kanan untuk mendahului sepeda motor yang dikendarai oleh Daud Zakaria Felik (33). Saat insiden terjadi, Daud diketahui tengah membonceng sang istri, Julia (35), beserta dua orang buah hatinya, yakni Jemimah Aroumy Lata (5) dan Darlene Freya Chloe (2). "Saat mencoba mendahului, kendaraan SUV tersebut menyenggol sepeda motor korban. Akibatnya, motor kehilangan kendali dan terhempas ke arah kanan jalan," ujar Ade memberikan keterangan resmi pada Selasa (14/4/2026). Di saat sepeda motor korban terhempas ke sisi kanan jalan, dari arah berlawanan muncul truk tangki yang dikemudikan oleh Joni Candra (52). Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlampau dekat, benturan keras pun tidak dapat dihindarkan. Beruntung, nyawa satu keluarga yang menumpangi sepeda motor tersebut berhasil selamat meski menderita luka-luka akibat benturan. Sesaat setelah tabrakan terjadi, pengemudi mobil SUV dilaporkan sempat berupaya melarikan diri dan meninggalkan lokasi kejadian. Namun, berkat kesigapan warga setempat, kendaraan tersebut berhasil dihentikan. Warga kemudian secara proaktif berkoordinasi dengan jajaran Polres Kubu Raya untuk mengamankan pengemudi dan situasi lalu lintas di lapangan. "Kami sangat mengapresiasi kesigapan warga di lokasi yang dengan tenang mengamankan pengemudi serta langsung melapor kepada petugas. Ini adalah bentuk kerja sama yang baik antara masyarakat dan Polri dalam penanganan situasi darurat di jalan raya," ujar Ade dalam kutipan resminya. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung bertindak cepat mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Kartika Husada guna mendapatkan perawatan intensif. Baca Juga:  Akibat Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Kubu Raya Sementara itu, ketiga kendaraan yang terlibat benturan telah disita dan diamankan ke Markas Polres (Mapolres) Kubu Raya sebagai barang bukti. "Saat ini, tim penyidik Laka Lantas sedang mendalami keterangan dari para saksi dan pengemudi. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama di jalur Trans Kalimantan yang padat, untuk selalu menjaga jarak aman dan memastikan situasi benar-benar landai sebelum mendahului kendaraan lain. Keselamatan adalah prioritas utama, terutama saat kita membawa anggota keluarga," pungkasnya menegaskan imbauan keselamatan kepada masyarakat luas. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK