Syarat Jadi YouTuber Shopping Affiliate Dipermudah: Cukup 500 Subscriber Sudah Bisa Cuan!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Peluang bagi para kreator konten untuk mendulang rupiah dari
YouTube
kini semakin terbuka lebar.
YouTube
resmi memperlonggar syarat minimum bagi kreator yang ingin bergabung dalam program Shopping Affiliate. Kebijakan ini menjadi angin segar, terutama bagi kreator pemula dengan jumlah pengikut yang masih sedikit.
Program
YouTube
Shopping Affiliate memungkinkan kreator untuk menyematkan (
tag
) produk langsung di dalam video panjang,
YouTube
Shorts, hingga sesi
live streaming
.
Kreator nantinya akan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang dilakukan penonton melalui tautan tersebut.
Baca Juga:
YouTuber Hingga Ilustrator Boleh Pinjam Uang ke Bank
Syarat Subscriber Dipangkas 50%
Sebelumnya,
YouTube
menetapkan ambang batas minimal 1.000 subscriber bagi kreator yang ingin mencicipi fitur afiliasi ini. Namun, demi membuka potensi penghasilan lebih awal bagi komunitasnya, syarat tersebut kini dipangkas menjadi hanya 500 subscriber.
"Dengan menurunkan ambang batas ini, kami membuka potensi penghasilan lebih awal dari sebelumnya," tulis YouTube dalam pengumuman resminya.
Jangkauan Lebih Luas Hingga ke Layar TV
Tidak hanya tersedia di aplikasi ponsel, fitur rekomendasi produk ini kini juga dapat diakses melalui platform
YouTube
di TV. Hal ini diprediksi akan memperluas interaksi antara penonton dan produk yang dipromosikan, mengingat jangkauan penonton layar lebar yang terus tumbuh.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2022,
YouTube
terus melakukan penyesuaian aturan. Dari yang awalnya hanya bisa diakses oleh kreator besar dengan puluhan ribu pengikut, kini ambang batas terus diturunkan secara bertahap hingga menyentuh angka ratusan saja.
Baca Juga:
PP Tunas Resmi Berlaku 28 Maret 2026: TikTok, X, dan Bigo Live Mulai Blokir Akun Anak di Bawah Umur
Sudah Tersedia di Indonesia
Kabar baiknya, kemudahan program Shopping Affiliate ini sudah bisa dinikmati oleh kreator di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Selain Indonesia, pasar besar lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan India juga telah mengimplementasikan kebijakan serupa.
Langkah ini dinilai sebagai upaya
YouTube
untuk menjaga loyalitas kreator kecil agar tetap produktif dan mampu membangun fondasi komunitas yang kuat melalui rekomendasi produk yang relevan bagi penonton mereka.
(*Drw)
Tag:
#YouTube
#Kreator Konten
#Berita Teknologi
#Shopping Affiliate
#Monetisasi YouTube
#Tips YouTuber
#YouTube Indonesia
#Afiliasi Belanja
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.