faktakalbar

Syarif Melvin Harap Program Makan Siang Bergizi Gratis Berjalan Baik

Penulis: Redaksi Thursday, 19 December 2024 📖 1 menit
Syarif Melvin Harap Program Makan Siang Bergizi Gratis Berjalan Baik
KUBU RAYA - Kementerian Kelautan dan Perikanan melangsungkan Konservasi Goes To School dan Uji Coba Makan Siang Bergizi Menu Ikan di Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Al-Faqihil Muqoddam, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (18/12/2024). Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Kalimantan Barat, Syarif Melvin mengungkapkan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik nanti pada tahun 2025. Terlebih setelah melakukan uji coba ini, dirinya mengharapkan usulan-usulan yang ada bisa dievaluasi. “Saya selaku senator sangat beryukur ketika program makan bergizi ini yang sudah dibuat oleh pak presiden untuk kemajuan dari pada siswa/siswi dari anak-anak yang keberadaannya di Nusantara ini. Meskipun pada saat ini belum semuanya bisa teralisasi, tapi semoga 2025 akan booming makan bergizi ini,” ujarnya. Sejalan dengan itu, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie mengungkapkan bahwa pemilihan menu ikan sebagai lauk pada uji coba kali ini diharapkan anak-anak bisa mendapatkan protein dan Omega 3 yang terkandung dari ikan. “Kementerian Kelautan dan Perikanan mendukung kegiatan makan siang bergizi ini. Pemilihan menu ikan ini kita harapkan protein dan Omega 3 nya terpenuhi,” ujarnya. Dirinya pun menyampaikan bahwa kegiatan hari ini akan menjadi uji coba terakhir dari Program Makan Siang Bergizi ini. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah lanjutan yang akan diambil. “Karena ini akhir tahun 2024, ini akan menjadi uji coba terakhir kita dan akan kita evaluasi. Hasil evaluasi ini akan kita sampaikan ke pusat, kemudian bagaimana nanti arahannya terkait metode atau pola Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung kegiatan makan siang bergizi ini,” ungkapnya. ( mro )

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK