faktakalbar

Tanah Longsor di Ambon Tewaskan Satu Orang, 32 KK Terancam

Penulis: Redaksi Monday, 23 June 2025 📖 1 menit
Tanah Longsor di Ambon Tewaskan Satu Orang, 32 KK Terancam
Faktakalbar.id, NASIONAL - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Ambon sejak Sabtu (21/6) telah memicu terjadinya tanah longsor di Kelurahan Negeri Passo dan Desa Halong, Kecamatan Baguala. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung. Menurut laporan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) yang diterima pada Minggu malam (22/6), tanah longsor tersebut membawa material pohon tumbang dan menimpa rumah korban. Baca Juga: Longsor Parigi Moutong, Tujuh Warga Masih Dicari Tim Gabungan Tak hanya itu, longsor juga mengancam bangunan milik 32 KK lainnya di wilayah permukiman tersebut. “BPBD Kota Ambon telah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak serta mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan seperti terpal, sekop, gerobak, dan karung,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan resminya. Penanganan darurat telah dilakukan secara cepat oleh BPBD Kota Ambon. Material longsoran dan pohon tumbang berhasil dibersihkan dari lokasi permukiman, dan kini aktivitas warga kembali berjalan normal. Selain itu, Pos Komando (Posko) juga telah disiagakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat serta mengantisipasi potensi bencana lanjutan akibat cuaca ekstrem. BNPB juga melaporkan bahwa selain di Kecamatan Baguala, potensi dampak bencana longsor juga terdeteksi di beberapa wilayah lain. Di antaranya Kelurahan Batu Meja, Batu Gajah, Waihoka, Karang Panjang, Halong, dan Negeri Soya di Kecamatan Sirimau. Baca Juga: Zona Longsor di Purwakarta Meluas, Pemerintah Siapkan Relokasi Aman Wilayah lainnya yang turut berisiko adalah Kelurahan Hatalai (Kecamatan Leitimur Selatan), Negeri Urimessing (Kecamatan Nusa Niwe), serta Hunuth Durian Patah (Kecamatan Teluk Ambon). BNPB mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk selalu waspada terhadap potensi tanah longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya. “Masyarakat diharapkan mengikuti arahan dari petugas di lapangan untuk menghindari risiko lebih lanjut,” tambahnya. Tanah longsor di Kota Ambon kembali menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk siaga menghadapi musim penghujan dan dampaknya yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Baca Juga: Cuaca Ekstrem Awal Juni: Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Landa Sejumlah Daerah

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK