Tanah Longsor di Gunung Kaupas Serang, Ratusan Warga Dievakuasi
Faktakalbar.id, SERANG –
Bencana alam berupa tanah longsor melanda kawasan Gunung Kaupas, Kampung Cibodas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
melaporkan bahwa kejadian ini memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Baca Juga:
BNPB Rilis Data Bencana Awal 2026: 11 Tewas di Sitaro, Banjir Kepung Jawa hingga Kalimantan
Meskipun lokasi titik longsor berjarak kurang lebih 1 kilometer dari pemukiman, potensi bahaya susulan masih mengancam.
Tanah Masih Bergerak
Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops)
BNPB
, pergerakan tanah di lokasi kejadian belum sepenuhnya berhenti. Hal ini menjadi alasan utama dilakukannya evakuasi mendesak.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk melakukan pendataan dan asesmen risiko.
“Tanah bergerak masih terjadi beberapa kali di titik longsoran. BPBD Kabupaten Serang segera diturunkan ke lapangan untuk mendata sekaligus melakukan identifikasi wilayah yang berpotensi terjadi longsor susulan,” tulis laporan resmi BNPB.
266 Warga Mengungsi
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terburuk, BPBD Serang mengambil tindakan cepat dengan mengevakuasi warga yang berada di zona rawan.
Sebanyak 266 jiwa kini menempati lokasi pengungsian sementara di sebuah madrasah yang dinilai aman.
Hingga saat ini, petugas terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
“Mengantisipasi adanya longsor susulan, BPBD segera mengungsikan 266 warga ke tempat yang lebih aman yang berada di madrasah. Situasi di lapangan saat ini terpantau terkendali. BPBD Kabupaten Serang terus melakukan pemantauan secara berkala di lokasi longsoran dan melakukan pemenuhan kebutuhan para pengungsi,” lanjut laporan tersebut.
Baca Juga:
Puncak Musim Hujan 2026, BNPB Laporkan Rentetan Bencana Banjir hingga Erupsi Gunung Lewotobi
Potensi Cuaca Ekstrem
BNPB juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada. Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Jawa bagian barat dan tengah masih berpotensi mengalami angin kencang dan hujan lebat hingga sepekan ke depan.
“Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang di seluruh wilayah Tanah Air. Angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya,” imbau BNPB.
Pemerintah daerah, khususnya BPBD, diminta untuk rutin memantau kondisi wilayahnya, terutama area yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana tanah longsor dan banjir.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.