faktakalbar

Target Rampung Minggu Ini, Tiga Jembatan Bailey di Bireuen Segera Pulihkan Jalur Lhokseumawe-Takengon

Penulis: Redaksi Friday, 12 December 2025 📖 2 menit
Target Rampung Minggu Ini, Tiga Jembatan Bailey di Bireuen Segera Pulihkan Jalur Lhokseumawe-Takengon
Faktakalbar.id, ACEH BESAR – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh terus dikebut. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) bekerja sama dengan Satgas TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pengerjaan sejumlah Jembatan Bailey di wilayah Kabupaten Bireuen. Berdasarkan data Pos Pendamping Nasional pada Kamis (11/12) siang, progres pemasangan jembatan darurat tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Baca Juga: Jalan Darat Putus Total, Helikopter BNPB Jadi ‘Malaikat Penyelamat’ Warga Terisolir di Aceh Tengah Pemerintah menargetkan instalasi jembatan ini dapat rampung sepenuhnya pada akhir pekan ini. Target ini dinilai krusial agar akses jalan vital yang menghubungkan Bireuen dengan Lhokseumawe maupun Takengon dapat segera dilalui kembali oleh kendaraan roda empat. Pulihnya akses ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memaksimalkan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak. Progres Tiga Titik Utama Terdapat tiga lokasi prioritas pemasangan Jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen yang kini tengah dikebut pengerjaannya. Pertama, Jembatan Teupin Reudeup di Kecamatan Pesangan Selatan. Jembatan sepanjang 30 meter ini merupakan jalur alternatif penghubung Bireuen dan Lhokseumawe. Progres pengerjaannya tercatat melonjak dari 53 persen menjadi 77 persen. Kedua, Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli. Jalur ini merupakan akses utama yang menghubungkan Bireuen dengan Takengon, Aceh Tengah. Dengan dukungan material dari Kementerian PU, progres jembatan ini mengalami percepatan signifikan, dari 25 persen kini sudah mencapai 85 persen. Ketiga, Jembatan Kutablang di Kecamatan Krueng Tikeum. Jembatan bentang panjang 72 meter ini berada di jalur utama Bireuen-Lhokseumawe. Saat ini, progres fisiknya baru mencapai 17,5 persen. Selain di Bireuen, percepatan juga dilakukan pada Jembatan Jeurata di Kabupaten Aceh Tengah yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kabupaten Pidie. Meski progres jembatan sepanjang 48 meter ini masih berada di angka satu persen, tim gabungan optimistis dapat menyelesaikannya dalam waktu dekat. Secara teknis, Jembatan Bailey yang dibangun memiliki bobot sekitar 50 ton dan dikerjakan langsung oleh personel TNI dari satuan Yonzipur bersama tim teknis Kementerian PU di bawah koordinasi BNPB. Baca Juga: Optimalkan Jalur Darat dan Udara, BNPB Salurkan 14,78 Ton Bantuan Logistik ke Aceh Update Korban Bencana Sumatera Di samping pemulihan fisik, BNPB juga merilis pembaruan data operasi pencarian dan pertolongan (SAR) untuk bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Memasuki hari ke-14 operasi atau per Kamis (11/12) pukul 14.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat bertambah. “BNPB mencatat total korban jiwa meninggal dunia berjumlah 990 jiwa. Jumlah tersebut mengalami penambahan dari sebelumnya berjumlah 969. Dengan begitu, terjadi penurunan jumlah korban yang masih dinyatakan hilang berjumlah 222 dari sebelumnya 252 jiwa. Sementara itu jumlah pengungsi berjumlah 884.889 jiwa,” demikian bunyi laporan data BNPB. Secara rinci, sebaran korban meninggal dunia di Provinsi Aceh mencapai 407 jiwa, dengan 31 orang masih hilang dan 817.742 warga mengungsi. Di Sumatera Utara, korban meninggal tercatat 343 jiwa, 98 orang hilang, dan 53.523 pengungsi. Sedangkan di Sumatera Barat, korban meninggal dunia berjumlah 238 jiwa, 93 orang hilang, dan 13.624 warga masih bertahan di pengungsian. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK