faktakalbar

Tegur Siswa Bawa Mobil, Kepsek Dicopot: PGRI Sumsel Soroti Degradasi Profesi Guru

Penulis: Redaksi Wednesday, 17 September 2025 📖 1 menit
Tegur Siswa Bawa Mobil, Kepsek Dicopot: PGRI Sumsel Soroti Degradasi Profesi Guru
Faktakalbar.id, NASIONAL - Kisah viral pencopotan kepala sekolah salah satu SMP negeri di Prabumulih, Roni Andriansyah , setelah menegur siswa yang membawa mobil ke sekolah, mengundang reaksi keras dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan. Wakil Ketua II PGRI Sumatera Selatan, Syahrial , menyayangkan insiden ini dan menyebutnya sebagai hal yang "ironis dan lucu". Baca Juga:  5 Film Disney yang Bikin Mood Bagus Saat Jam Istirahat Tiba! Menurut Syahrial, kejadian seperti ini sering kali menempatkan guru pada posisi yang disalahkan, padahal mereka tengah menjalankan tugas membina karakter anak didik. "Sampai dicopot dari kepala sekolah itu, sangat miris. Terlepas dari pelarangan anak SMP membawa mobil, itu sudah benar. Anak SMP naik motor saja belum boleh," kata Syahrial, menekankan bahwa tindakan Roni adalah hal yang seharusnya didukung. PGRI Sumsel berharap peran orang tua, penegak hukum, dan masyarakat dapat lebih aktif dalam mendidik anak, bukan malah melemahkan profesi guru. "Kalau kita selalu memanjakan anak kita, mereka akan menjadi generasi yang lemah. Ini dididik supaya mempunyai karakter yang kuat dan baik," tambahnya. Roni sendiri mengaku ikhlas dengan keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih yang memutasikannya menjadi guru biasa.  "Intinya saya sudah sertijab, saya ikhlas, karena memang penyebabnya saya buat kebijakan. Saya sangat menghormati keputusan pimpinan," ujar Roni. Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa keputusan pencopotan ini telah dibatalkan. Ajudan Presiden, Rizky Irmansyah , melalui akun Instagram-nya mengumumkan bahwa Roni Andriansyah akan kembali bertugas sebagai kepala sekolah, begitu pula dengan seorang satpam yang sebelumnya dikabarkan dipecat. Wali Kota Prabumulih, H Arlan, juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Roni dan masyarakat, menegaskan bahwa kabar pemindahan Roni adalah hoax . Baca Juga:  Viral! Surat Pernyataan Program Makan Bergizi di Brebes Tuai Kritik, Orang Tua Diminta Tanggung Risiko Keracunan (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK