faktakalbar

Tekan Laju Inflasi Daerah, Pemprov Kalbar dan BI Gelar Pasar Murah di SERAMBI 2026

Penulis: Redaksi Friday, 20 February 2026 📖 1 menit
Tekan Laju Inflasi Daerah, Pemprov Kalbar dan BI Gelar Pasar Murah di SERAMBI 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia (BI) menggelar pasar murah yang dirangkaikan dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) serta National Halal Fair (NHF) 2026 di halaman Masjid Mujahidin . Langkah ini diambil secara spesifik sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk menekan laju inflasi daerah selama bulan puasa hingga menjelang hari raya. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan , menyebutkan bahwa ketersediaan pasar murah ini merupakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BI. Selain memfasilitasi kebutuhan uang tunai, pengendalian harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar menjadi prioritas utama. Baca Juga:  Gubernur Kalbar Imbau Warga Tukar Uang Lebih Awal, BI Siapkan Rp3,6 Triliun "Alhamdullilah acara yang cukup meriah diadakan Bank Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah yang pertama adalah SERAMBI, penukaran uang rupiah, Halal Fair dan juga disertai dengan pasar murah yang tujuannya menekan angka inflasi daerah," ujar Norsan saat diwawancarai pada Kamis, (19/2/2026). Selain fokus pada pengendalian inflasi melalui ketersediaan bahan pokok yang lebih terjangkau, kegiatan ini juga memastikan distribusi uang tunai aman. Norsan mendesak pihak perbankan untuk memaksimalkan operasional mobil kas keliling hingga ke seluruh wilayah Kalimantan Barat. Pemerintah menargetkan penyebaran kas keliling ini agar masyarakat tidak menumpuk di pusat kota atau berdesak-desakan saat melakukan penukaran uang jelang Idulfitri. Total dana yang disiapkan BI untuk menopang perputaran uang di Kalimantan Barat mencapai angka Rp3,6 triliun. "Kita menukarkan uang kalau bisa melalui perbankan, kalau bisa mobil keliling bisa ke seluruh Kalimantan Barat. Jangan pas mau dekat Idulfitri nanti berdesak-desakan, uangnya cukup sebanyak apa ga usah khawatir 3,6 triliun," tambah Norsan. Baca Juga:  Gubernur Ria Norsan Optimis Proyek Strategis Nasional di Kalbar Dongkrak Ekonomi (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK