Tekan Potensi KDRT di Pulau Maya, Warga Desa Pelapis Dibekali Pemahaman Hukum Keluarga
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA
– Isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi perhatian serius bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Guna menciptakan lingkungan keluarga yang
harmonis
dan sadar hukum, ratusan warga Desa Pelapis, Kecamatan Pulau Maya Karimata, mendapatkan edukasi intensif terkait pencegahan kekerasan domestik, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Pelapis ini merupakan
inisiatif
kolaboratif antara Tim Penggerak PKK desa setempat dengan aparat penegak hukum.
Fokus utama pertemuan ini bukan hanya pada penindakan, melainkan upaya preventif agar masyarakat memahami batasan hukum dalam interaksi rumah tangga.
Baca Juga:
Meski Tantangan Fiskal, Pemkab Kayong Utara Pastikan Perlindungan Jamsostek Pekerja Rentan di 2026
Bripka Muhammad Ruli, yang hadir sebagai narasumber, menyoroti bahwa KDRT seringkali terjadi karena minimnya pemahaman bahwa tindakan ekonomi dan psikis juga termasuk dalam kategori kekerasan, bukan hanya serangan fisik.
"Banyak warga yang belum sadar bahwa penelantaran ekonomi atau tekanan psikis yang berat bisa diproses hukum. Edukasi ini penting agar korban, terutama perempuan dan anak, tahu hak-hak mereka," paparnya di hadapan para Ketua RT dan kader PKK.
Antusiasme warga terlihat tinggi dalam sesi diskusi, mengingat Desa Pelapis yang berada di wilayah kepulauan membutuhkan akses informasi hukum yang lebih masif.
Para peserta diajak untuk tidak lagi menganggap KDRT sebagai aib yang harus ditutupi, melainkan masalah hukum yang harus diselesaikan demi keselamatan anggota keluarga.
Melalui pembekalan ini, Tim Penggerak PKK Desa Pelapis berharap terbentuk mekanisme deteksi dini di tingkat RT.
Warga didorong untuk berani melapor dan saling peduli jika melihat indikasi kekerasan di lingkungan tetangga, sehingga Desa Pelapis dapat menjadi zona aman dan ramah bagi keluarga.
Baca Juga:
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kayong Utara, Nahkoda Speedboat Ditegaskan Jangan Nekat Berlayar
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.