faktakalbar

Tembus 9,8 Juta Kilogram, Ekspor Komoditas Pertanian via PLBN Jagoi Babang Meroket Tajam

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 January 2026 📖 1 menit
Tembus 9,8 Juta Kilogram, Ekspor Komoditas Pertanian via PLBN Jagoi Babang Meroket Tajam
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Aktivitas perdagangan lintas batas di Pos Lintas Batas Negara ( PLBN ) Jagoi Babang , Kabupaten Bengkayang, menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang mencatat lonjakan signifikan volume ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan sepanjang tahun 2025 yang mencapai angka fantastis, yakni lebih dari 9,8 juta kilogram. Baca Juga:  PLBN Jagoi Babang Gelar Upacara Peringatan HUT ke-15 BNPP Data pada aplikasi BEST TRUST mencatat, sepanjang tahun lalu telah diterbitkan sebanyak 3.134 sertifikat karantina untuk berbagai komoditas unggulan Kalimantan Barat. Produk yang mendominasi pasar ekspor ke negara tetangga meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, sosis, hingga ikan segar. Awal 2026 Tancap Gas Tren positif ini berlanjut hingga memasuki awal tahun 2026. Hanya dalam beberapa hari pertama di bulan Januari, petugas Karantina telah menerbitkan 28 sertifikat dengan total volume ekspor mencapai 84,6 ton. Baca Juga:   Awali Kinerja 2026, Karantina Kalbar Tancap Gas Bereskan SKP dan Laporan Pajak Jamin Kualitas Ekspor Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga kelancaran arus ekspor ini dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Setiap komoditas yang melintas dipastikan telah melalui pemeriksaan ketat guna memenuhi standar keamanan pangan negara tujuan. "Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor telah memenuhi standar keamanan pangan dan persyaratan negara tujuan," pungkas Noval. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK