faktakalbar

Tentara Indonesia ke Gaza Tuai Protes Pro-Israel, Menlu Tegaskan Misi Kemanusiaan

Penulis: Redaksi Thursday, 26 February 2026 📖 1 menit
Tentara Indonesia ke Gaza Tuai Protes Pro-Israel, Menlu Tegaskan Misi Kemanusiaan
Faktakalbar.id, JAKARTA – Rencana pengiriman tentara Indonesia ke Jalur Gaza , Palestina, untuk bergabung dalam International Stabilization Force ( ISF ) memicu kecemasan dari kelompok pro-Israel, Kamis (26/2/2026). Baca Juga:  Jet Tempur F-22 AS Dikerahkan ke Israel di Tengah Ancaman Konflik Iran Ketua Nasional Americans For A Safe Israel (AFSI), Moshe Phillips, secara terbuka mendesak Israel agar mencegah kedatangan tentara Indonesia. Phillips menilai penempatan pasukan tersebut sebagai kesalahan strategis lantaran Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dan secara tegas menolak mengakui kedaulatan Israel. Menurutnya, tentara Indonesia tidak akan bertindak sebagai aktor netral dalam upaya perdamaian di kawasan tersebut. Merespons dinamika pengiriman pasukan, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel Indonesia untuk bergabung dengan ISF telah dikoordinasikan secara matang. Ia memastikan bahwa langkah ini telah disepakati dengan berbagai pihak terkait. “Pihak Palestina ada di sana, dan mereka sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan caveat (syarat) nasional kita, jadi semuanya sudah terlibat,” kata Sugiono saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Baca Juga:   Siapkan 8.000 Personel ke Gaza, TNI Tunggu Keputusan Politik dan KTT Board of Peace Sebelumnya, beredar laporan dari lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang menyebutkan bahwa ribuan tentara Indonesia akan bertugas di kawasan sensitif seperti Rafah dan Khan Younis. Laporan tersebut juga mengisukan bahwa pasukan ISF, termasuk dari Indonesia, bakal ikut serta mendemiliterisasi Gaza dengan cara menghancurkan infrastruktur militer dan melucuti persenjataan Hamas. Namun, Menlu Sugiono secara tegas menyanggah kabar tersebut. Ia memastikan bahwa tugas tentara Indonesia di Gaza bukanlah untuk melucuti senjata atau mendemiliterisasi terowongan bawah tanah milik Hamas. Kehadiran pasukan Indonesia murni bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat sipil dari kedua belah pihak serta mengawal kelancaran upaya kemanusiaan di lapangan. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK