faktakalbar

Tercengang Foto Lawasnya Viral, Messi Puji Lamine Yamal Jelang Final

Sebut pertemuan di final Piala Dunia 2026 sebagai hal gila, La Pulga siap redam bintang muda Spanyol.

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengaku terkejut dan tak menyangka foto masa lalunya saat memandikan Lamine Yamal sewaktu bayi kini menjadi sangat legendaris. Messi memuji Yamal sebagai salah satu pemain terbaik dunia jelang bentrok di final Piala Dunia 2026.

Penulis: Rama 📍 Jakarta Sunday, 19 July 2026 📖 2 menit
Tercengang Foto Lawasnya Viral, Messi Puji Lamine Yamal Jelang Final
Lionel Messi. (Dok. X/@AFASeleccionEN)

Faktakalbar.id — Foto ikonik Lionel Messi yang sedang memandikan Lamine Yamal sewaktu bayi kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya jelang duel akbar Spanyol vs Argentina. Sang kapten Albiceleste mengaku tercengang dengan fakta bahwa bayi yang dulu ditemuinya kini akan menjadi lawannya di final Piala Dunia 2026.

Kilas balik pada September 2007 silam, orang tua Yamal memenangi sesi foto amal di Barcelona bersama Messi. Kala itu, Yamal baru berusia lima bulan, sedangkan Messi yang berumur 20 tahun sedang menanjak sebagai bintang muda jebolan La Masia.

Kini, 19 tahun berselang, takdir unik mempertemukan keduanya di atas lapangan hijau. Messi telah menjelma sebagai legenda hidup sepak bola, sementara Yamal bertransformasi menjadi bintang muda andalan Barcelona dan Timnas Spanyol. Keduanya berpotensi bentrok dalam laga final di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Komentar Messi dan Pujian untuk Lamine Yamal Dalam konferensi pers pada Sabtu (18/7/2026) yang turut dihadiri legenda NFL Tom Brady, Messi memberikan tanggapannya mengenai foto yang dinilai publik mirip sebuah "ramalan akurat" tersebut.

"Foto itu luar biasa. Fakta bahwa kami berdua main di Piala Dunia sungguh gila," ujar Messi, seperti dikutip dari BBC.

Yamal, yang kini berusia 19 tahun, memang mengalami lonjakan karier yang luar biasa sejak debut di Barcelona pada usia 15 tahun, bahkan kini mengenakan nomor punggung 10 yang dulu identik dengan Messi.

"Dia salah satu pemain terbaik di dunia sekarang. Saya mendoakan yang terbaik untuknya karena kesuksesannya juga berarti kesuksesan Barcelona," tambah Messi.

Misi Mengukir Sejarah Emas Baru Meski melayangkan pujian setinggi langit dan menaruh rasa hormat, Messi menegaskan bahwa Argentina akan tampil habis-habisan untuk meredam magis pemain sayap kiri La Furia Roja tersebut demi mempertahankan takhta juara dunia.

"Kami akan berusaha mencegahnya bermain dengan performa terbaiknya. Spanyol memiliki tim yang hebat, bukan hanya dia. Dia pemain yang luar biasa—bintang dunia. Saya mendoakan yang terbaik untuknya, tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan dia tidak menjadi juara kali ini," tegas Messi.

Laga final ini dipastikan akan melahirkan sejarah baru. Jika Argentina keluar sebagai pemenang, mereka akan merengkuh gelar Piala Dunia keempat sekaligus menjadikan Messi sebagai pemain pertama yang mengangkat trofi bergengsi tersebut dua kali beruntun dengan status kapten tim.

Sebaliknya, andai Spanyol yang menjadi jawara untuk meraih trofi kedua mereka sejak 2010, maka Lamine Yamal akan menobatkan diri sebagai pemain termuda sepanjang sejarah yang sukses mengawinkan gelar Piala Eropa (Euro) dan Piala Dunia.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK