faktakalbar

Terpilih Aklamasi, Basuki Raharjo Resmi Pimpin ISSI Kota Pontianak Periode 2026-2030

Penulis: Redaksi Sunday, 25 January 2026 📖 2 menit
Terpilih Aklamasi, Basuki Raharjo Resmi Pimpin ISSI Kota Pontianak Periode 2026-2030
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Basuki Raharjo secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sport Sepeda Indonesia atau ISSI Kota Pontianak untuk masa bakti 2026–2030. Keputusan ini diambil secara bulat melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di CW Kafe, Gang Tanjung Sari, Pontianak, pada Sabtu (24/1/2026). Baca Juga: Kejanggalan Seleksi Atlet PON Cabor Balap Sepeda, Nama Atlet Singkawang Hilang dari Daftar Tanpa Pemberitahuan Resmi Muskot ini diselenggarakan sebagai amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi untuk memperbaharui kepengurusan setiap empat tahun sekali. Kegiatan tersebut berjalan lancar dengan dihadiri oleh empat pemegang hak suara dari klub anggota, yaitu GASS, PANTHER, KCT, dan PWR. Jalannya Musyawarah Agenda Muskot diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Ketua ISSI Kota Pontianak periode sebelumnya, Binsar Tampubolon. Laporan tersebut diterima sepenuhnya oleh seluruh peserta musyawarah tanpa catatan berarti. Memasuki sesi pemilihan, seluruh peserta sepakat mengusung Basuki Raharjo sebagai calon tunggal. Karena tidak ada kandidat lain yang maju, pimpinan sidang menetapkan Basuki Raharjo sebagai ketua terpilih secara aklamasi untuk menahkodai organisasi balap sepeda di Kota Pontianak empat tahun ke depan. Turut hadir menyaksikan proses demokrasi ini, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak Rizal, Ketua Harian KONI Kota Pontianak Ibrahim Chandra, serta perwakilan dari Pengprov ISSI Kalimantan Barat. Kehadiran para pemangku kebijakan ini membawa harapan agar kejayaan balap sepeda Kalimantan Barat, seperti pada era Kalimanto, Maruki Matsum, dan Johni van Aert, dapat terulang kembali. Cegah Pembajakan Atlet Dalam kesempatan tersebut, Dewan Penasehat ISSI Kota Pontianak, Mei Purwowidodo, memberikan catatan penting bagi pengurus baru. Ia meminta agar kompetisi antar-atlet kembali digalakkan secara rutin guna melahirkan bibit-bibit muda potensial. Baca Juga: SK Berakhir, ISSI Pontianak Siapkan Muscab Usai Lebaran: Fokus Regenerasi dan Hidupkan Kompetisi Selain itu, Mei menekankan pentingnya regulasi yang ketat terkait perpindahan atlet antar-klub. Hal ini diperlukan untuk mencegah praktik "pembajakan" atlet yang dapat merugikan klub yang telah bersusah payah melakukan pembinaan dari nol. “Aturannya harus tegas. Tanpa ketegasan, sangat memungkinkan klub menjadi malas membina atlet usia dini, yang jelas memakan biaya dan waktu,” tegas Mei Purwowidodo. Melalui kepengurusan baru ini, diharapkan tata kelola organisasi menjadi lebih solid dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang yang kompetitif. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK