Tiga Kandidat Adu Gagasan, Isu Konsultan Lokal Warnai Jelang Musprov INKINDO Kalbar 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Tiga kandidat calon Ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (
INKINDO
) Kalimantan Barat secara resmi telah memaparkan visi dan misinya di hadapan para anggota bertempat di Sekretariat INKINDO Kalimantan Barat, Pontianak, pada Kamis (5/3/2026).
Pemaparan gagasan taktis ini merupakan bagian dari rangkaian agenda wajib menuju pelaksanaan Musprov INKINDO Kalbar yang dijadwalkan akan berlangsung pada 8 April 2026 mendatang.
Baca Juga:
Jelang Musprov XI INKINDO Kalbar, Tiga Kandidat Bersaing Ketat Rebut Kursi Ketua
Ketiga kandidat yang bertarung dalam bursa pemilihan ketua tersebut adalah Tirto Admojo, Zulham, dan Dhieco Mahar Dhieca. Masing-masing calon memaparkan secara rinci mengenai gagasan strategis serta arah kepemimpinan yang akan mereka jalankan apabila nantinya dipercaya oleh para anggota untuk menakhodai organisasi profesi konsultan tersebut di tingkat provinsi.
Penyampaian visi dan misi ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban bagi setiap calon ketua. Agenda ini sekaligus menjadi sarana krusial bagi seluruh anggota untuk mengetahui arah kebijakan, program kerja, serta strategi konkret yang akan ditempuh dalam membawa INKINDO menghadapi tantangan industri ke depan.
Dalam berbagai pemaparan yang disampaikan, para kandidat secara tajam menyoroti kondisi dunia jasa konsultan saat ini yang dinilai masih belum sepenuhnya memberikan ruang yang adil dan optimal bagi kiprah konsultan lokal. Salah satu isu utama yang mencuat dalam forum tersebut adalah mekanisme pemaketan pekerjaan proyek yang dinilai belum selaras dengan kondisi riil terkait jumlah dan kapasitas anggota konsultan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat.
Selain masalah pemaketan pekerjaan, sejumlah regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah juga dinilai masih bersifat sangat terpusat di tingkat nasional. Akibatnya, dalam proses implementasi di lapangan, aturan-aturan tersebut belum sepenuhnya mengakomodasi dinamika serta kebutuhan riil para penyedia jasa konsultan di daerah.
Menanggapi penyampaian visi dan misi para kandidat tersebut, beberapa anggota INKINDO yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa secara umum gagasan yang ditawarkan oleh ketiga calon dinilai cukup realistis dan sangat relevan dengan kondisi dunia konsultan saat ini.
“Hasil pemetaan sementara terhadap dukungan suara anggota menunjukkan persaingan yang masih cukup berimbang di antara ketiga kandidat,” ujar salah satu anggota INKINDO Kalimantan Barat saat dimintai tanggapan mengenai peta kekuatan para calon.
Meski persaingan terbilang ketat, dari dinamika internal organisasi yang berkembang saat ini, kandidat Dhieco Mahar Dhieca yang diketahui mendapat dukungan dari banyak kalangan senior konsultan disebut memiliki keunggulan tipis. Ia diproyeksikan sedikit lebih unggul dibandingkan dua rivalnya, yakni Tirto Admojo dan Zulham.
Baca Juga:
INKINDO Kalbar Audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi, Bahas Perlindungan Konsultan Lokal
Meski demikian, konstelasi dukungan dan peta suara diprediksi masih akan sangat dinamis menjelang hari pemungutan suara. Pelaksanaan Musprov INKINDO Kalbar 2026 diharapkan tidak hanya sekadar menjadi momentum prosedural pemilihan ketua baru, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi organisasi yang solid guna memperkuat peran dan posisi tawar konsultan lokal di tengah himpitan tantangan regulasi serta dinamika pembangunan daerah.
(*Red)
Tag:
#konsultan lokal
#Infrastruktur Daerah
#Musprov INKINDO Kalbar
#INKINDO Kalimantan Barat
#Pemilihan Ketua
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.