Tim DVI Identifikasi 57 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat, Pencarian 6 Orang Hilang Dilanjutkan
Faktakalbar.id, BANDUNG BARAT –
Tim
Disaster Victim Identification
(DVI) melaporkan perkembangan signifikan dalam penanganan pascabencana longsor di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Hingga saat ini, sebanyak 57 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.
Baca Juga:
Update Hari Keempat: Tim SAR Temukan 9 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat
Berdasarkan pemutakhiran data per Minggu (1/2/2026) pukul 16.00 WIB, tim SAR gabungan tercatat telah mengirimkan total 74 kantong jenazah ke fasilitas kesehatan guna proses identifikasi lebih lanjut.
Dari jumlah tersebut, selain 57 jenazah yang sudah teridentifikasi, masih terdapat 17 kantong jenazah yang sedang dalam tahap pemeriksaan mendalam oleh tim ahli.
Operasi SAR Kerahkan 18 Alat Berat
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kembali dilanjutkan pada hari ini, Senin (2/2/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Fokus utama tim gabungan saat ini adalah menyisir area terdampak untuk menemukan enam orang warga yang masih dinyatakan hilang.
Guna memaksimalkan upaya evakuasi dan memperluas jangkauan pencarian di medan yang sulit, tim SAR menambah kekuatan peralatan.
Sedikitnya 18 unit alat berat telah dikerahkan ke lokasi longsor di Kabupaten Bandung Barat.
Tantangan di lapangan masih cukup berat mengingat kondisi cuaca yang didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat petugas. Sebanyak 3.229 personel SAR gabungan terus bersiaga dan bekerja keras di lokasi bencana.
Baca Juga:
Update Longsor Bandung Barat: DVI Identifikasi 20 Jenazah, 9 Ekskavator Dikerahkan ke Sektor Pencarian
Penanganan Pengungsi dan Bantuan BNPB
Di sektor penanganan penyintas, data terbaru menunjukkan tren positif di mana sebanyak 517 jiwa pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Adapun warga yang masih bertahan di posko pengungsian saat ini berjumlah 159 jiwa yang terdiri dari 49 Kepala Keluarga (KK).
Untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menyalurkan bantuan logistik dan peralatan.
Bantuan yang telah didistribusikan meliputi 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 200 matras, dan 50 paket alat kebersihan. Selain itu, fasilitas sanitasi dan pendukung lainnya seperti 2 unit toilet portable, 1 unit genset, 1 unit pompa alkon, serta 100 lembar selimut juga telah disiarkan ke lokasi pengungsian.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.