Tim Gegana Brimob Lakukan Sterilisasi Bus Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Ketupat Kapuas 2026 melalui Tim Penjinak Bom (Jibom) dan KBR (Kimia, Biologi, Radioaktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah
(Polda) Kalimantan Barat
melakukan sterilisasi bus mudik gratis di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kota Pontianak, pada Rabu (18/3/2026) pagi.
Langkah preventif pengamanan tingkat tinggi ini dilaksanakan sebagai prosedur wajib sebelum pelepasan ribuan warga yang menjadi peserta program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 menuju 12 kabupaten dan kota tujuan.
Baca Juga:
Resmi Dilepas Wagub Kalbar, 1.210 Warga Nikmati Perjalanan Mudik Khatulistiwa Gratis 2026
Kegiatan inspeksi yang berlangsung intensif mulai pukul 05.30 hingga pukul 06.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sub Satuan Tugas (Kasubsatgas) Komposit Satgas Tindak Operasi Ketupat Kapuas 2026, Ipda Robertus Andy K. Bersama lima personel ahli, tim Gegana menyisir secara detail setiap sudut armada angkutan massal milik Perusahaan Otobus (PO) Damri yang difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk mengantar masyarakat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.
"Berdasarkan hasil penyisiran selama satu jam tersebut, tim tidak menemukan adanya benda atau indikasi ancaman bom maupun senyawa KBR. Kondisi seluruh armada dinyatakan aman dan siap digunakan," ungkap Robertus di lokasi keberangkatan.
"Pemeriksaan mendetail meliputi area kolong bus, ruang bagasi, kabin pengemudi, deretan kursi penumpang, hingga fasilitas toilet. Dengan menggunakan peralatan deteksi khusus, petugas memastikan tidak ada benda mencurigakan, bahan peledak, maupun paparan material berbahaya lainnya," tambahnya memberikan rincian teknis.
Terkait pelaksanaan pengamanan ketat di titik kumpul tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Operasi Ketupat Kapuas 2026, memberikan penjelasan resmi.
Baca Juga:
Tekan Penggunaan Motor, 1.210 Warga Kalbar Diberangkatkan Lewat Program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan sterilisasi bus mudik gratis tersebut murni merupakan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian guna memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat sipil.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang mengikuti program Mudik Gratis Khatulistiwa ini benar-benar merasa aman dan nyaman sejak titik keberangkatan," ujar Bambang.
"Sterilisasi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan teror maupun penggunaan bahan berbahaya selama masa angkutan Lebaran," tegas perwira menengah kepolisian tersebut.
Sebagai penutup dari rangkaian standar pengamanan pagi itu, dilakukan penandatanganan dokumen Berita Acara Sterilisasi antara pihak Satgas Tindak kepolisian dengan jajaran Dinas Perhubungan, khususnya Bidang Angkutan Jalan.
Penandatanganan dokumen ini secara hukum menjadi bukti formal bahwa seluruh prosedur keamanan standar operasional telah terpenuhi sebelum pemudik diizinkan memasuki kabin bus.
"Keamanan penumpang adalah prioritas utama kami. Melalui pengecekan dari Tim Gegana ini, kami menjadi lebih percaya diri melepas keberangkatan armada," pungkas Bambang.
(*Red)
Tag:
#keamanan Lebaran
#Operasi Ketupat Kapuas
#Mudik Khatulistiwa 2026
#Sterilisasi Bus Mudik Gratis
#Gegana Polda Kalbar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.