TIM PKM Prodi Pendidikan Biologi UPGRI Pontianak adakan Pelatihan Kompos Blok
KUBU RAYA- Komoditas kelapa menjadi salah satu produk perkebunan yang potensinya sangat besar di Provinsi Kalimantan Barat. Menurut data BPS tahun 2022, penghasil kelapa di Kabupaten Kubu Raya (KKR) tersebar di beberapa kecamatan antara lain Kecamatan Sungai Raya (812 ton), Teluk Pakedai (5.902 ton) dan Sungai Kakap (20.532 ton).
Saat ini, pemanfaatan kelapa baru sebatas produksi kelapa muda atau pembuatan kopra saja. Sementara potensi produk ikutan lainnya seperti sabut kelapa dan tempurung kelapa terbuang sia sia.
Potensi inilah yang dilihat oleh Prodi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak. Melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), minggu (29/9) mereka memberikan Pelatihan Pembuatan Kompos Blok kepada Kelompok Tani Pelopor di Kubu Raya.
Novi Nurmayanti, M. Pd Nara sumber pelatihan mengungkapkan bahwa mereka dari Prodi Pendidikan Biologi UPGRI Pontianak, memperkenalkan program pembuatan kompos blok menggunkan Limbah sabut kelapa atau cocopeat.
"Kegiatan pelatihan ini diorientasikan sebagai langkah awal pemanfaatan limbah produk kelapa yang tidak saja dapat meningkatkan efektifas hasil tanam namun juga menghemat dalam pembelian pupuk bagi tanaman petani" ujar Novi Nurmayanti.
Melalui program inovatif Pelatihan Pembuatan Kompos Blok Kepada kelompok Tani Pelopor Kubu Raya ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan limbah Sabut Kelapa lebih maksimal.
"Selama ini limbah Sabut kelapa hanya di buang atau dibakar saja. Hal ini dapat dimaklumi mengingat masih minimnya inforasi dan keterampilan petani dalam mengolah limbah kelapa. Padahal Sabut kelapa yang dihaluskan dapat diolah menjadi cocopeat yang memiliki banyak manfaat dibandingkan beberapa media tanam lainnya" ujar alumnus S2 UNY ini.
Cocopeat sendiri memiliki karakteristik yang unik dimana cocopeat dapat menyerap dan menahan air yang tinggi, karakteristik _cocopeat_ juga tahan terhadap jamur sehingga cocok digunakan di lahan bergambut yang banyak terdapat di Kalimantan Barat. Lahan Gambut Penanaman Dengan menggunakan media Kompos Blok ini diharapkan dapat meningkatkan Produktivitas penanaman terutama di lahan Gambut yang sebelumnya sulit untuk ditanami.
Nono Sutiono Ketua Kelompok Tani Pelopor Kubu Raya menyambut baik pelatihan yang diberikan oleh Tim PKM prodi Pendidikan Biologi UPGRI Pontianak.
"Kami petani Kubu Raya mengucapkan Terima kasih atas pelatihan yang diadakan. Kalau dulu Sabut kelapa ini hanya menjadi media stek, namun pengenalan _cocopeat_ sebagai kompos Blok tentu lebih meningkatkan produktivitas pertanian dan lebih menguntungkan " ujar Nono Sutiono.
Tim PKM Prodi Pendidikan Biologi UPGRI Pontianak yang hadir dalam kegiatan tersebut terlihat Bapak Nawawi M.Pd sebagai Ketua dengan anggota lainnya yaktu Eka Trisnawati S.P M.Pd, Dr. Handi Darmawan S.T M.Pd, Mustika Sari S.Pd M,Sc,Tesa Manisa M.Pd dan Ninda Permasari M.Pd (*rfk)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.