faktakalbar

Tinggal Sebatang Kara, Lansia di Pulau Maya Ditemukan Tewas di Puing Rumahnya yang Terbakar

Penulis: Redaksi Sunday, 12 October 2025 📖 1 menit
Tinggal Sebatang Kara, Lansia di Pulau Maya Ditemukan Tewas di Puing Rumahnya yang Terbakar
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Nasib tragis menimpa Amjah bin Samad , seorang pria lansia berusia 71 tahun yang hidup sebatang kara di Dusun Baru Lestari, Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara. Ia ditemukan meninggal dunia di dalam puing-puing rumahnya yang hangus terbakar pada Jumat (10/10/2025) siang. Kebakaran yang merenggut nyawanya itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 11.50 WIB, sesaat setelah mereka kembali dari ibadah salat Jumat. Saksi mata di lokasi, Tri Yatno dan Supardi, melihat api sudah berkobar hebat melahap rumah kayu milik korban. Baca Juga:  Kayong Utara di Tengah Arus Pemangkasan Dana Pusat Warga setempat berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena api sudah terlanjur besar, rumah tersebut tak dapat diselamatkan. Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB, warga menemukan jasad Amjah dalam kondisi mengenaskan. "Setelah api padam, korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah," kata seorang petugas yang menangani kejadian tersebut. Menurut keterangan warga, korban memang memilih untuk tinggal sendiri meski memiliki keluarga. Kondisi fisiknya yang sudah bungkuk, pikun, dan mengalami gangguan pendengaran diduga membuatnya tidak menyadari bahaya atau kesulitan untuk menyelamatkan diri. Penyebab kebakaran masih didalami oleh Polsek Pulau Maya Karimata, namun dugaan sementara mengarah pada aktivitas memasak. Hal ini diperkuat oleh informasi bahwa korban sempat terlihat membeli sarden di warung beberapa saat sebelum kejadian. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah. Sementara itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta. Baca Juga:  Jaga Keamanan Sukadana, Satsamapta Polres Kayong Utara Sisir Sejumlah Ruas Jalan Utama (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK