faktakalbar

Tingkatkan Resiko Demensia, Ini Bahaya Stres bagi Otak

Penulis: Redaksi Sunday, 21 July 2024 📖 1 menit
Tingkatkan Resiko Demensia, Ini Bahaya Stres bagi Otak
FAKTA KALBAR - Belakangan ini stres bisa memberikan efek negatif pada tubuh manusia. Bahkan sebuah studi dari peneliti Karolinska Institutet mengungkap betapa berbahayanya stres bagi otak manusia. Studi ini dipublikasikanThe Journal of the Alzheimer's Association. Studi ini menemukan bahwa stres dapat mengikis cadangan kognitif otak dan memicu risiko yang lebih tinggi akan demensia. Cadangan kognitif bertindak sebagai penyangga mental yang berpotensi melindungi otak dari gejala demensia. "Melakukan aktivitas seperti kuliah dan kerja sebetulnya bisa membangun cadangan kognitif. Namun, jika Anda merasakan stres terus-menerus dapat merusak manfaat ini," ungkap penulis utama studi, Manasa Shantha Yerramalla seperti dilansir Study Finds. Sebagai solusinya, Yerramalla menyarankan pentingnya manajemen stres yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing. Strategi manajemen stres juga dapat menjadi tambahan intervensi gaya hidup guna mencegah Alzheimer. Tim Yerramalla mengukur dua jenis stres yakni stres fisiologis (menggunakan kadar kortisol dalam air liur) dan stres psikologis (bagaimana perasaan partisipan yang mengalami stres). "Anggap saja kortisol sebagai sistem alarm bawaan tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun cadangan kognitif yang lebih besar memang meningkatkan kognisi, kadar kortisol yang lebih tinggi tampaknya melemahkan hubungan yang menguntungkan ini," terangnya. "Seolah-olah stres secara perlahan mengikis lapisan pelindung benteng mental mereka," sambungnya. Penemuan ini membuka jalan baru yang menarik untuk pencegahan Alzheimer. Para peneliti mengatakan upaya intervensi dalam mengurangi stres seperti latihan meditasi, yang bisa menurunkan kadar kortisol, dapat diterapkan untuk mencegah demensia atau Alzheimer.***

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK