faktakalbar

Tips Jitu Bikin Resume dan Portofolio yang Bikin HRD Melirik

Penulis: Redaksi Thursday, 11 September 2025 📖 2 menit
Tips Jitu Bikin Resume dan Portofolio yang Bikin HRD Melirik
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Di pasar kerja yang kompetitif, resume dan portofolio bukan lagi sekadar dokumen pelengkap, melainkan alat utama untuk menarik perhatian Human Resources Development (HRD) . Keduanya adalah cerminan singkat dari kemampuan, pengalaman, dan potensi Anda. Agar tidak terlewatkan, Anda perlu tahu trik jitu membuatnya. Berikut adalah panduan yang bisa Anda terapkan. 1. Perhatikan Kata Kunci ( Keywords ) Saat ini, banyak perusahaan menggunakan sistem Applicant Tracking Syste m (ATS) untuk menyaring resume secara otomatis. Sistem ini akan mencari kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar. Karena itu, baca deskripsi pekerjaan dengan teliti dan masukkan kata kunci yang sesuai ke dalam resume Anda. Misalnya, jika lowongan mencari " digital marketing specialist", pastikan Anda mencantumkan kata-kata seperti "SEO", "content creation", atau "social media campaign". Baca Juga:  Dugaan Penyerobotan Lahan Warisan Pahlawan di Pontianak, Keluarga Desak Tindak Lanjut Polda Kalbar 2. Ringkas, Jelas, dan Tepat Sasaran HRD hanya menghabiskan beberapa detik untuk melihat resume. Hindari menulis resume yang terlalu panjang. Usahakan resume Anda tidak lebih dari satu halaman. Fokus pada pengalaman dan pencapaian yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Gunakan poin-poin singkat dan jelas untuk menyampaikan informasi, bukan paragraf panjang. 3. Tunjukkan Angka dan Data Konkret Alih-alih hanya menjelaskan tugas, tunjukkan pencapaian Anda dengan angka yang konkret. Contohnya, daripada menulis "bertanggung jawab atas kampanye media sosial", lebih baik tulis "meningkatkan engagement rate media sosial sebesar 30% dalam 6 bulan". Angka-angka ini membuat klaim Anda lebih kredibel dan langsung terlihat dampaknya. 4. Buat Portofolio yang Profesional dan Interaktif Untuk profesi kreatif seperti desainer, penulis, atau fotografer, portofolio adalah senjata utama. Jangan hanya mengandalkan PDF statis. Buatlah portofolio digital yang interaktif menggunakan platform seperti Behance, Dribbble, atau situs web pribadi. Pastikan portofolio Anda mudah diakses dan menampilkan karya terbaik yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca Juga:   5 Tips Jitu Mengelola Stres Kerja agar Hidup Lebih Seimbang 5. Sesuaikan untuk Setiap Lowongan Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menggunakan resume dan portofolio yang sama untuk semua lamaran. Luangkan waktu untuk menyesuaikan setiap dokumen dengan kebutuhan spesifik perusahaan dan posisi yang Anda tuju. Cara ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar serius dan memahami apa yang dicari oleh perusahaan. (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK