Mindful Consumption: Cara Bijak Memberi Jeda pada Otak Agar Tidak Kalap Belanja di Awal Tahun
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Dalam kehidupan sehari-hari, keputusan membeli barang sering kali terasa sepele, terutama saat kita merasa memiliki dana berlebih. Munculnya barang menarik di
e-commerce
sering kali memicu proses pembelian yang sangat cepat dan hampir tidak disadari.
Padahal, di balik keputusan instan tersebut, ada dampak jangka panjang terhadap kesehatan finansial. Di sinilah konsep Mindful Consumption menjadi solusi. Menurut Cempaka Asriani, pemilik SARE Studio, poin utama dari gerakan ini adalah memberikan jeda pada otak.
"Yang membuat kita enggak
mindful
dalam konsumsi itu adalah karena tidak ada jeda tersebut," terang Cempaka. Dengan memberi jeda, kita mengembalikan kesadaran penuh terhadap apa yang kita konsumsi, baik itu barang, jasa, hingga konten di media sosial.
4 Cara Memberi "Jeda" Sebelum Berbelanja
Agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang sia-sia, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa Anda terapkan:
1. Shop from Your Own Wardrobe
Sebelum memutuskan membeli pakaian baru, cobalah "belanja" dari isi lemari sendiri. Periksa kembali koleksi Anda.
Baca Juga:
Memahami Aturan Wajib Nafkah: Bedah UU Perkawinan dan Dampaknya Bagi Keseimbangan Keluarga
Sering kali, barang yang ingin kita beli sebenarnya sudah ada di rumah, hanya mungkin berbeda warna atau model sedikit.
Dengan memanfaatkan apa yang sudah ada, Anda menyadari bahwa kebutuhan sebenarnya sudah terpenuhi.
2. Pinjam atau Barter
Jika Anda membutuhkan barang untuk keperluan tertentu (seperti acara formal), meminjam atau bertukar barang dengan teman dan saudara bisa menjadi opsi cerdas. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan tanpa harus mengeluarkan uang dan mencegah penumpukan barang yang jarang digunakan.
3. Membeli Barang Bekas (
Thrifting
)
Barang bekas tidak selalu berarti rusak. Banyak barang
pre-loved
seperti pakaian, furnitur, atau elektronik yang masih dalam kondisi sangat baik namun dijual dengan harga jauh lebih terjangkau. Ini adalah cara bijak untuk tetap memenuhi kebutuhan tanpa bergantung pada barang baru.
Baca Juga:
5 Cara Ampuh Pulihkan Keuangan Pasca Liburan Tahun Baru
4. Membuat Sendiri (
DIY
)
Bagi Anda yang memiliki keterampilan, membuat barang sendiri atau membawa bahan ke tukang jahit bisa menghemat pengeluaran secara signifikan. Barang yang dibuat sendiri cenderung memiliki nilai emosional lebih tinggi dan lebih awet karena sesuai dengan keinginan pribadi.
Membeli Barang Baru Sebagai Opsi Terakhir
Membeli barang baru bukanlah hal terlarang, namun jadikan itu sebagai pilihan terakhir setelah pertimbangan matang. Cempaka Asriani menekankan beberapa poin penting sebelum Anda melakukan
checkout
:
Sesuaikan dengan Bujet: Pastikan Anda memiliki anggaran yang cukup tanpa mengganggu kebutuhan pokok lainnya.
Kesesuaian Gaya Hidup: Hindari membeli barang hanya karena mengikuti tren. Barang yang sesuai gaya hidup akan digunakan dalam waktu lama.
Kapasitas Penyimpanan: Pastikan Anda memiliki tempat untuk menyimpannya dan mampu merawatnya agar tidak cepat rusak dan berakhir sia-sia.
Mindful consumption
bukan tentang menahan diri secara ekstrem, melainkan tentang mengembalikan kesadaran di setiap keputusan konsumsi. Dengan memberi jeda, Anda tidak hanya menyelamatkan dompet, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
(*Drw)
Tag:
#tips keuangan
#manajemen keuangan
#tips hemat
#Gaya hidup minimalis
#Mindful Consumption
#Belanja Bijak
#Conscious Fashion
#Cempaka Asriani
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.