Musim Hujan Datang, Lakukan 4 Perawatan Mobil Ini Agar Tetap Aman
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Intensitas hujan yang tinggi di awal Januari 2026 menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pemilik kendaraan roda empat. Mengemudikan mobil di tengah guyuran hujan lebat memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi jika kondisi kendaraan tidak prima.
Bukan hanya soal mesin, visibilitas atau jarak pandang menjadi faktor kunci keselamatan saat cuaca buruk. Anda wajib memastikan seluruh komponen pendukung bekerja optimal. Mengabaikan hal-hal kecil bisa berakibat fatal di jalan raya.
Berikut 4 langkah penting perawatan mobil yang wajib Anda lakukan menghadapi musim hujan kali ini:
Baca Juga:
Intip Gaji Debt Collector Sekali Tarik Mobil
1. Cek Kualitas Karet Wiper
Wiper
adalah komponen garda terdepan saat hujan turun. Karet
wiper
yang sudah
getas
atau keras tidak akan mampu menyapu air dengan sempurna, bahkan bisa menggores kaca depan (windshield).
Segera ganti karet
wiper
jika sapuannya menyisakan embun atau garis air yang menghalangi pandangan.
Pastikan juga air
washer
terisi penuh dan dicampur dengan cairan pembersih khusus untuk membantu menghilangkan minyak di kaca.
2. Pastikan AC dan Defogger Berfungsi
Kaca yang berembun seringkali menjadi musuh utama saat hujan deras karena perbedaan suhu luar dan dalam kabin. Sistem pendingin udara (AC) yang sehat sangat krusial untuk mencegah pengembunan ini.
Nyalakan AC saat hujan untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk dan kering. Jika mobil Anda memiliki fitur
defogger
di kaca belakang, pastikan fiturnya aktif untuk menjaga pandangan ke arah belakang tetap jernih.
3. Periksa Lampu-Lampu Kendaraan
Langit mendung membuat kondisi jalan menjadi gelap meski di siang hari. Oleh karena itu, seluruh sistem penerangan mobil Anda harus berfungsi normal. Cek lampu utama, lampu senja, lampu rem, hingga lampu
fog lamp
(kabut).
Cahaya lampu yang terang tidak hanya membantu Anda melihat jalan, tetapi juga menjadi sinyal keberadaan mobil Anda bagi pengendara lain di tengah hujan lebat.
Baca Juga:
Mobil Diserempet di Lampu Merah Tanjung Hulu, Penabrak Kabur
4. Cuci Kolong Mobil Lebih Sering
Air hujan dan genangan di jalanan seringkali bercampur dengan lumpur serta zat asam yang bersifat korosif. Jika Anda membiarkannya mengering di bagian kolong atau sela-sela mobil, risiko timbulnya karat akan meningkat drastis.
Biasakan untuk segera membilas mobil, terutama bagian kaki-kaki dan spakbor, setelah Anda menerjang hujan. Langkah ini menjaga sasis mobil tetap awet dan bebas keropos.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.