faktakalbar

Tips puasa untuk kamu yang punya penyakit Gerd

Penulis: Redaksi Friday, 20 February 2026 📖 2 menit
Tips puasa untuk kamu yang punya penyakit Gerd
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tentu menjadi kewajiban dan dambaan setiap umat Muslim. Namun, bagi kamu yang memiliki riwayat asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease ( GERD ) , puasa terkadang mendatangkan kekhawatiran tersendiri. Perut yang dibiarkan kosong belasan jam sering kali memicu rasa perih, mual, hingga sensasi dada terbakar ( heartburn ). Padahal, dengan penyesuaian gaya hidup dan pola makan yang tepat, penderita GERD justru bisa merasakan manfaat kesehatan dari berpuasa, seperti jadwal makan yang lebih teratur. Baca Juga:  Gusi Berdarah Saat Puasa? Dokter Spesialis RSUD SSMA Pontianak Bagikan Tips Jaga Kesehatan Mulut Agar ibadah tetap lancar dan perut terasa nyaman hingga waktu berbuka tiba, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Berikut adalah panduan aman dan nyaman berpuasa bagi pejuang asam lambung: 1. Pantang Melewatkan Sahur Bagi penderita GERD , sahur bukanlah sekadar sunah, melainkan "benteng pertahanan" lambung selama berpuasa. Melewatkan sahur akan membuat perut kosong lebih lama, yang berisiko meningkatkan produksi asam lambung di siang hari. Usahakan bangun tepat waktu dan konsumsi karbohidrat kompleks seperti oatmeal , nasi merah, atau roti gandum yang proses pencernaannya lebih lambat sehingga perut tidak cepat kosong. 2. Berbuka Tepat Waktu dengan Porsi Kecil Saat azan magrib berkumandang, segeralah berbuka. Namun, jangan langsung membalas dendam dengan porsi besar. Makan terlalu banyak dalam satu waktu akan membuat lambung kaget dan bekerja ekstra keras, sehingga memicu naiknya asam lambung. Awali dengan segelas air hangat dan beberapa butir kurma, lalu beri jeda waktu (misalnya setelah salat Magrib) sebelum menyantap hidangan utama. 3. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu ( Trigger ) Disiplin memilih menu adalah kunci utama. Hindari makanan yang terlalu pedas, asam, berlemak tinggi, dan bersantan pekat baik saat sahur maupun berbuka. Selain itu, batasi minuman berkafein seperti kopi dan teh pekat, serta minuman bersoda, karena dapat melemahkan otot katup lambung yang membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan. 4. Kunyah Makanan Perlahan hingga Lembut Makan dengan terburu-buru akan membuat udara ikut tertelan ke dalam saluran cerna, yang berujung pada perut kembung dan begah. Selain itu, makanan yang tidak dikunyah dengan halus akan memperberat kerja lambung. Biasakan mengunyah makanan secara perlahan dan nikmati setiap suapannya agar proses pencernaan berjalan lebih ringan. 5. Jangan Langsung Rebahan Setelah Makan Rasa kantuk setelah sahur atau berbuka memang sulit dilawan. Namun, langsung tidur dengan kondisi perut penuh adalah pantangan keras bagi penderita GERD . Posisi berbaring membuat gravitasi tidak bisa menahan asam lambung, sehingga mudah berbalik arah ke kerongkongan. Berikan jeda waktu setidaknya dua hingga tiga jam setelah makan jika kamu ingin kembali tidur. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kamu tetap bisa menjalani aktivitas dan ibadah puasa dengan maksimal tanpa harus dihantui oleh serangan asam lambung. Baca Juga:  Taktik Mengajarkan Anak Berpuasa Tanpa Rasa Terpaksa (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK