Waspada Penyakit Musim Hujan, Lakukan 4 Hal Ini!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Peralihan cuaca dan
intensitas hujan
yang tinggi sering kali membawa ancaman bagi kesehatan tubuh. Genangan air yang muncul di lingkungan pemukiman menjadi sarana empuk bagi penyebaran bakteri dan virus.
Masyarakat akrab dengan kondisi pasang air, perlu melakukan langkah preventif ekstra.
Menjaga daya tahan tubuh menjadi kunci utama agar aktivitas harian tidak terganggu. Berikut adalah empat tips sederhana namun efektif untuk menghalau
penyakit
langganan musim hujan seperti flu, demam berdarah, dan penyakit kulit:
Baca Juga:
Nasib Jadi Warga Pontianak: Musim Panas Kepanasan, Musim Hujan Banjir Rob Berulang Tanpa Solusi
Jaga Kebersihan Sumber Air
Pastikan tempat penampungan air di rumah tertutup rapat. Nyamuk
Aedes aegypti
pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat gemar bertelur di air bersih yang menggenang. Kuras bak mandi secara rutin minimal seminggu sekali.
Konsumsi
Vitamin
dan Makanan Bergizi
Perkuat sistem imun dengan memperbanyak asupan sayur, buah, dan suplemen vitamin C. Tubuh yang bugar memiliki pertahanan lebih baik dalam melawan serangan virus influenza yang mudah menular lewat udara lembap.
Lindungi Kaki dari Air Kotor
Hindari kontak langsung dengan air genangan banjir jika memungkinkan. Bakteri
Leptospira
dari kencing tikus bisa masuk melalui luka kecil di kulit kaki. Gunakan sepatu bot karet saat harus menerobos genangan atau segera cuci kaki dengan sabun antiseptik setelahnya.
Pastikan Sirkulasi Udara Lancar
Buka jendela saat cuaca cerah agar sinar matahari masuk dan membunuh kuman di dalam rumah. Hindari menggantung pakaian basah terlalu lama di dalam ruangan karena dapat memicu pertumbuhan jamur dan bau tak sedap.
Baca Juga:
Musim Hujan Datang, Lakukan 4 Perawatan Mobil Ini Agar Tetap Aman
Kesehatan adalah aset paling berharga. Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), kita bisa melewati musim penghujan dengan aman dan nyaman tanpa harus bolak-balik ke dokter.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.