faktakalbar

TNI AL Amankan 9.300 Ton Monasit Bahan Baku Nuklir

Penulis: Redaksi Wednesday, 18 February 2026 📖 1 menit
TNI AL Amankan 9.300 Ton Monasit Bahan Baku Nuklir
Faktakalbar.id, NASIONAL - Satuan tugas TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil mengamankan aset strategis negara berupa ribuan ton mineral ikutan timah yang mengandung unsur radioaktif. Operasi gabungan di perairan Bangka Belitung ini menyita total 10.762 ton logam tanah jarang ( rare earth elements ) dari praktik pertambangan ilegal. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, merinci bahwa temuan tersebut didominasi oleh mineral Monazite yang mencapai 9.380 ton. Baca Juga:  Gahar di Laut, TNI AL Pamer Otot Tempur dan Sitaan Tambang Ilegal Rp173 Miliar Mineral ini memiliki nilai sangat tinggi bagi industri masa depan karena mengandung Thorium sebagai bahan baku vital energi nuklir. Temuan Harta Karun Strategis Selain Monasit, petugas juga mengamankan 1.381 ton Zircon dan Ilmenit dalam operasi tersebut. TNI AL melaksanakan operasi intensif bersama satuan lapangan Tri Cakti sepanjang tahun 2025 hingga 2026 untuk mencegah kebocoran sumber daya alam melalui jalur laut maupun darat. “Kami mengamankan total 10.762 ton logam tanah jarang yang terdiri dari Monazite dan Zircon dari tangan para pelaku ilegal,” ujar Tunggul dalam keterangan tertulisnya. Pihak TNI AL belum bisa menaksir nilai ekonomi dari ribuan ton Monazite tersebut karena kendala regulasi harga domestik yang belum terbit. Namun, TNI AL mencatat nilai sitaan komoditas timah dalam operasi yang sama mencapai angka Rp173,6 miliar. Baca Juga:  TNI AL Gelar Latihan Anti Akses dan Amankan Komoditas Ilegal Senilai Rp173,6 Miliar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, meninjau langsung tumpukan barang bukti tersebut usai memimpin latihan militer di Bangka Belitung, Minggu (15/2/2026). Ali menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk dukungan penuh TNI AL terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah terus berupaya memperketat pengawasan untuk memberantas penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara. Pengamanan mineral Monazite ini menjadi langkah penting dalam melindungi bahan baku teknologi tinggi dan ketahanan energi nasional di masa depan. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK