faktakalbar

Toga Wisuda Terlambat, Mahasiswa IAIN Pontianak Geruduk Kampus dan Layangkan Protes

Penulis: Redaksi Thursday, 07 August 2025 📖 1 menit
Toga Wisuda Terlambat, Mahasiswa IAIN Pontianak Geruduk Kampus dan Layangkan Protes
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Suasana di depan Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Pontianak memanas pada Rabu (6/8/2025). Ratusan mahasiswa yang merupakan calon peserta Wisuda ke-XX berbondong-bondong melayangkan protes kepada pihak kampus terkait masalah pembagian toga. Kekecewaan ini memuncak karena prosesi wisuda yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Kamis, seharusnya menjadi momen sakral yang menandai akhir perjuangan pendidikan mereka. Baca Juga: Sekda Pontianak Raih Gelar Doktor: Pendidikan Adalah Investasi Jangka Panjang Namun, kebahagiaan tersebut terusik oleh kendala teknis yang dianggap sebagai bukti buruknya prosedur dari pihak kampus. Berdasarkan pengumuman yang telah tersebar, pihak kampus menjadwalkan pengambilan toga bagi calon wisudawan pada hari ini, mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB di Gedung Biro AUAK. Akan tetapi, hingga sore hari, toga yang menjadi atribut wajib wisuda tak kunjung diterima oleh para mahasiswa, memicu kekecewaan dan protes massal. Keterlambatan dalam proses pembagian toga IAIN Pontianak ini dinilai sangat merugikan mahasiswa. Baca Juga: Abaikan Edaran Disdikbud, SMA Negeri 3 Sanggau Adakan Wisuda di Luar Sekolah Salah satu calon wisudawan berinisial RC, yang turut dalam aksi protes tersebut, menyuarakan kekecewaannya secara mendalam terhadap panitia penyelenggara. “Seharusnya yang berwenang mengurus toga bisa disiplin terkait pembagiannya, kenapa tidak dari kemarin diantar, hari ini dibagikan hari ini baru diantar, terkesan panitia tidak ada persiapan dan lalai, jangan hanya kita saja yang didisiplinkan pas wisuda datang terlambat lalu kena tutup pintu.” ujarnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK