Tragedi Pesta Miras Renggut 4 Nyawa, Kodim Jember Serahkan Penyelidikan Oknum TNI ke Subdenpom
Faktakalbar.id, JEMBER –
Komando Distrik Militer (Kodim) 0824/Jember
merespons insiden maut pesta minuman keras (miras) yang terjadi di
Kelurahan Jember Lor
, Kecamatan Patrang.
Insiden tragis tersebut menewaskan empat orang, di mana salah satu korbannya teridentifikasi sebagai oknum anggota TNI aktif.
Baca Juga:
Tok! 17 Prajurit TNI Dipecat dan Penjara hingga 9 Tahun Buntut Kematian Prada Lucky Namo
Menyikapi keterlibatan anggotanya, Dandim 0824/Jember menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan transparan sesuai prosedur militer.
Pihaknya telah melimpahkan wewenang penyelidikan sepenuhnya kepada Polisi Militer.
"Dandim 0824/Jember menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) V/3-2 Jember. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan penegakan hukum yang sesuai dengan prosedur militer,"
jelas pernyataan resmi Kodim.
Temuan 25 Botol Arak
Kasus ini menyita perhatian publik setelah kepolisian menemukan barang bukti dalam jumlah besar di lokasi kejadian, yakni 25 botol arak.
Saat ini, aparat berwenang tengah mendalami kronologi serta memverifikasi dugaan konsumsi miras yang berlebihan tersebut.
Baca Juga:
Jelang Tahun Baru, Kapolres Sintang Larang Knalpot Brong dan Petasan
"Peristiwa yang terjadi di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang ini menjadi sorotan publik setelah polisi menemukan barang bukti berupa 25 botol arak di lokasi kejadian... Saat ini, pihak berwenang masih mendalami kronologi kejadian serta memverifikasi dugaan konsumsi miras dalam jumlah besar tersebut,"
ungkap laporan tersebut.
Korban Sipil dan Selamat
Selain menewaskan satu oknum TNI, pesta miras maut ini juga merenggut nyawa tiga warga sipil lainnya.
Sementara itu, sejumlah korban selamat dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kodim Jember berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas sebagai peringatan keras akan bahaya miras oplosan.
"Selain oknum TNI tersebut, insiden ini juga merenggut nyawa tiga warga sipil lainnya, sementara beberapa korban selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kasus ini menjadi peringatan keras mengenai bahaya miras oplosan yang terus memakan korban jiwa, dan Kodim Jember berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas,"
tutup keterangan tersebut.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.