Transparansi Layanan Air Bersih, Inovasi Baca Meter Mandiri PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak Diakui Nasional
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Upaya
Pemerintah Kota Pontianak
dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akurat kembali mendapat pengakuan nasional.
Program Inovasi Baca Meter Mandiri yang dikembangkan oleh
PDAM Tirta Khatulistiwa
sukses meraih penghargaan dalam ajang Outstanding Public Service Innovations (OPSI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kemenpan-RB.
Baca Juga:
PDAM Tirta Khatulistiwa Sabet Penghargaan OPSI 2025, Sekda: Bukti Inovasi Daerah Mampu Bersaing
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut positif capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran PDAM yang konsisten melakukan pembenahan layanan.
Fokus utama dari inovasi ini adalah menjawab kebutuhan masyarakat akan tagihan air yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Penghargaan ini adalah pengakuan atas komitmen kita dalam melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan. Program Baca Meter Mandiri lahir dari kebutuhan untuk memberikan pelayanan yang lebih transparan, akurat, dan mudah diakses oleh pelanggan,” sebut Edi Rusdi Kamtono.
Libatkan Pelanggan Secara Aktif
Edi menjelaskan, keunggulan utama dari Inovasi Baca Meter Mandiri adalah pelibatan masyarakat.
Dengan sistem ini, pelanggan tidak lagi hanya menjadi objek layanan, melainkan subjek yang berpartisipasi aktif dalam pelaporan penggunaan air bersih mereka sendiri.
Dampak positifnya sangat signifikan, yakni menekan potensi sengketa antara pelanggan dan petugas akibat kesalahan pencatatan meteran. Efisiensi operasional perusahaan pun meningkat seiring dengan validitas data yang masuk.
“Inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan daerah, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan layanan air bersih,” tambahnya.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Pontianak tidak akan berhenti pada pencapaian ini.
Baca Juga:
Sekda Pontianak Ultimatum Direksi Baru PDAM: Capai 4 Target atau Dievaluasi di Tengah Jalan
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap sektor pelayanan publik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (
good governance
).
“Ke depan, kami berharap semakin banyak inovasi yang lahir dari perangkat daerah maupun BUMD, sehingga kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak semakin meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Edi.
(*Red/Prokopim)
Tag:
#Edi Rusdi Kamtono
#wali kota pontianak
#PDAM Tirta Khatulistiwa
#layanan publik digital
#Smart City Pontianak
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.