faktakalbar

Transparansi Layanan Air Bersih, Inovasi Baca Meter Mandiri PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak Diakui Nasional

Penulis: Redaksi Tuesday, 16 December 2025 📖 1 menit
Transparansi Layanan Air Bersih, Inovasi Baca Meter Mandiri PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak Diakui Nasional
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Upaya Pemerintah Kota Pontianak dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akurat kembali mendapat pengakuan nasional. Program Inovasi Baca Meter Mandiri yang dikembangkan oleh PDAM Tirta Khatulistiwa sukses meraih penghargaan dalam ajang Outstanding Public Service Innovations (OPSI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kemenpan-RB. Baca Juga: PDAM Tirta Khatulistiwa Sabet Penghargaan OPSI 2025, Sekda: Bukti Inovasi Daerah Mampu Bersaing Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut positif capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran PDAM yang konsisten melakukan pembenahan layanan. Fokus utama dari inovasi ini adalah menjawab kebutuhan masyarakat akan tagihan air yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Penghargaan ini adalah pengakuan atas komitmen kita dalam melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan. Program Baca Meter Mandiri lahir dari kebutuhan untuk memberikan pelayanan yang lebih transparan, akurat, dan mudah diakses oleh pelanggan,” sebut Edi Rusdi Kamtono. Libatkan Pelanggan Secara Aktif Edi menjelaskan, keunggulan utama dari Inovasi Baca Meter Mandiri adalah pelibatan masyarakat. Dengan sistem ini, pelanggan tidak lagi hanya menjadi objek layanan, melainkan subjek yang berpartisipasi aktif dalam pelaporan penggunaan air bersih mereka sendiri. Dampak positifnya sangat signifikan, yakni menekan potensi sengketa antara pelanggan dan petugas akibat kesalahan pencatatan meteran. Efisiensi operasional perusahaan pun meningkat seiring dengan validitas data yang masuk. “Inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan daerah, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan layanan air bersih,” tambahnya. Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Pontianak tidak akan berhenti pada pencapaian ini. Baca Juga: Sekda Pontianak Ultimatum Direksi Baru PDAM: Capai 4 Target atau Dievaluasi di Tengah Jalan Pihaknya berkomitmen untuk terus mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap sektor pelayanan publik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik ( good governance ). “Ke depan, kami berharap semakin banyak inovasi yang lahir dari perangkat daerah maupun BUMD, sehingga kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak semakin meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Edi. (*Red/Prokopim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK