Serba Rp35 Ribu, Sandal Lebaran di Pasar Tengah Pontianak Jadi Rebutan Warga
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Menjelang Hari Raya
Idulfitri
1447 Hijriah, geliat belanja masyarakat di
Pasar Rakyat Tengah
, Kota Pontianak, mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Salah satu daya tarik utama bagi pengunjung adalah promo harga miring yang ditawarkan oleh para pedagang alas kaki di kawasan tersebut.
Nabila, salah seorang penjual sepatu dan sandal di Pasar Tengah, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat mulai memuncak seiring semakin dekatnya waktu lebaran.
Strategi "banting harga" menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin melengkapi kebutuhan keluarga.
Baca Juga:
Busana Gaya Skena Jadi Tren Populer Baju Lebaran 2026 di Pasar Tengah Pontianak
"Ramai sih, Kak, karena mungkin harga banting serba Rp35.000 kalau nak dekat lebaran. Jadi kalau hari biasa itu enggak ramai benar, karena nak dekat lebaran jadi ramai," ujar Nabila saat diwawancarai pada Senin (16/3/2026).
Lapak milik Nabila menyediakan berbagai jenis alas kaki, mulai dari sepatu sekolah hingga sepatu kulit. Namun, produk yang paling diburu oleh konsumen saat ini adalah sandal dengan harga seragam yang sangat terjangkau.
"Sepatu, sepatu sekolah, sepatu kulit. Tapi kalau sandal sih banyak serba Rp35.000," tambahnya.
Koleksi yang ditawarkan pun mencakup semua kategori usia, mulai dari bayi berumur beberapa bulan hingga ukuran dewasa. Menurut Nabila, banyak orang tua yang datang untuk membeli dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga sekaligus.
"Semua sih sama, mungkin karena buat satu keluarga, jadi belinya itu banyak sekalian gitu. Kan serba Rp35.000 harga murah," jelasnya.
Mengenai perbandingan tingkat kunjungan, Nabila menilai situasi tahun ini tergolong stabil dan hampir sama ramainya dengan tahun lalu. Puncak kepadatan pembeli biasanya terjadi pada hari Minggu atau saat mendekati hari raya.
"Tak tentu, biasa sih kayaknya tahun ini sama tahun lalu samalah, sama ramai dia," pungkas Nabila.
Baca Juga:
Jelang Lebaran, Pedagang di Pontianak Mulai Kebanjiran Pesanan Mukena
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.