faktakalbar

Turun ke Desa Mekar Jaya, Mahasiswa PGMI UNISSAS Salurkan Bantuan Sembako dan Mengajar di TPQ

Penulis: Redaksi Monday, 01 December 2025 📖 1 menit
Turun ke Desa Mekar Jaya, Mahasiswa PGMI UNISSAS Salurkan Bantuan Sembako dan Mengajar di TPQ
Faktakalbar.id, SAMBAS – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) menggelar aksi sosial terpadu di Dusun Mensemat, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga menyasar penguatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di wilayah pedesaan. Dalam aksi tersebut, dosen dan mahasiswa PGMI UNISSAS turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan Islam, mereka juga menyerahkan bantuan buku Iqro dan menggelar sesi mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Syuhada. Baca Juga:  Sukses Gelar Turnamen Non Master, Percasi Sambas Siapkan Program Pembinaan Menuju Level Nasional Ketua Program Studi PGMI UNISSAS, Bayu, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih kepekaan sosial para mahasiswa. Sebagai calon pendidik, mahasiswa diharapkan tidak hanya jago di dalam kelas, tetapi juga memiliki empati dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat. "Ini adalah wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin hadir langsung, berbagi manfaat, dan memastikan mahasiswa memiliki pengalaman nyata dalam membangun nilai kepedulian sosial," ujar Bayu. Kehadiran tim UNISSAS disambut positif oleh perangkat desa setempat. Sekretaris Desa Mekar Jaya, Madhat, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan desa sangat penting untuk mendorong kemajuan wilayah, terutama di sektor pendidikan non-formal. "Bantuan dan kehadiran mahasiswa mengajar di TPQ sangat membantu kami. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak dan warga Desa Mekar Jaya," ungkap Madhat. Kegiatan yang berlangsung sejak siang hari tersebut ditutup dengan ramah tamah antara civitas akademika , pengurus masjid, dan tokoh masyarakat setempat, mempererat hubungan antara dunia kampus dan warga desa. Baca Juga:  Filosofi Bubur Pedas dan Seruan Edi Kamtono: Mahasiswa Sambas Wajib Bangun Kampung Halaman (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK