faktakalbar

Tutup Rakerwil, Upi Asmaradhana Ingatkan AMSI Kalbar Soal Tata Kelola Organisasi Profesional

Penulis: Redaksi Thursday, 04 September 2025 📖 2 menit
Tutup Rakerwil, Upi Asmaradhana Ingatkan AMSI Kalbar Soal Tata Kelola Organisasi Profesional
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III Asosiasi Media Siber Indonesia ( AMSI ) Kalimantan Barat ditutup dengan penekanan pentingnya tata kelola organisasi profesional dan kolaborasi lintas pihak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum AMSI Pusat, Upi Asmaradhana, di Qubu Resort, Kubu Raya, Rabu (03/09/2025). Baca Juga: AMSI Kalimantan Barat Dilantik, Gubernur Kalbar Harap Peran Media Siber Tangkal Hoaks Upi menilai, Rakerwil kali ini sangat produktif karena berhasil menjabarkan program-program strategis yang sudah diputuskan sebelumnya. Ia melihat banyak agenda ke depan yang akan lebih melibatkan berbagai stakeholder untuk memperluas kolaborasi. “Saya melihat proses Rakerwil teman-teman AMSI Kalbar hari ini cukup produktif ya, mereka menyusun sebuah program yang sudah dilaksanakan sebenarnya di saat konferwil. Jadi ada agenda-agenda besar itu sudah diputuskan di konferwil dan hari ini penjabaran dari program-program strategis itu,” tutur Upi. Kolaborasi sebagai Kunci Kemajuan Menurut Upi, tantangan utama bagi media siber di daerah adalah meningkatkan kapasitas manajemen bisnis dan kemampuan berperan strategis. Baca Juga: Gubernur Kalbar Minta AMSI Kalbar Jadi Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jaga Kondusifitas Peran ini penting untuk menjembatani kepentingan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. “Saya lihat banyak agenda-agenda yang sepertinya akan lebih banyak melibatkan stakeholder , kolaborasi antar multi- stakeholder . Dan saya pikir mudah-mudahan Rakerwil hari ini bisa membuat AMSI Kalbar itu bisa lebih berjalan ke depan, bisa memberi manfaat buat ekosistem digital di Kalimantan Barat,” jelasnya. Ia menambahkan, peluang kolaborasi di Kalimantan Barat sangat besar karena pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat cukup terbuka terhadap media arus utama. “Jadi menurut saya peluangnya cukup besar, AMSI Kalbar bisa lebih maju dan lebih berkembang,” ujarnya optimistis. Penguatan Tata Kelola Organisasi Sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi AMSI Pusat, Upi menekankan bahwa prioritas utama AMSI Kalbar saat ini adalah memperkuat tata kelola organisasi profesional. Baca Juga: Dukung Pembangunan Daerah, Wali Kota Pontianak Dorong AMSI Perkuat Literasi Digital “Tata kelola organisasi itu tentu rujukannya ke AD/ART organisasi. Dan saya pikir secara perlahan dan pasti teman-teman harus mengadopsi pengelolaan organisasinya, tata kelola organisasi secara profesional,” ungkapnya. Dengan tata kelola yang jelas, organisasi tidak akan dikelola secara sembarangan. Upi mengingatkan, AMSI adalah organisasi kolektif-kolegial, di mana kepemimpinan tidak hanya di tangan ketua, tetapi juga melibatkan pengurus lainnya. Baca Juga: Kemitraan Pemerintah dan Media: Sujiwo Berharap AMSI Kalbar Bantu Percepatan Pembangunan Kubu Raya Ini memastikan organisasi tetap produktif siapa pun yang memimpin. “Perbaiki tata kelola organisasi lebih bagus lagi, memperluas jangkauan jaringan ke semua stakeholder , dan memposisikan dirinya sebagai bagian terpenting di dalam membangun ekosistem digital di Kalimantan Barat,” harapnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK