faktakalbar

Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Ladang Jagung, Polres Bengkayang Panen Pujian

Penulis: Redaksi Wednesday, 08 October 2025 📖 1 menit
Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Ladang Jagung, Polres Bengkayang Panen Pujian
Faktakalbar.id, BENGKAYANG - Polres Bengkayang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mengubah lahan eks Pertambangan Tanpa Izin (PETI) menjadi lahan produktif, Kamis (04/09/25). Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab, bersama jajarannya meninjau langsung lahan yang akan dijadikan demplot jagung. Baca Juga:   Polres Sekadau Sisir Sungai Kapuas, Buru Pelaku PETI di Kawasan Wisata Lawang Kuari Pengecekan ini dilakukan di dua lokasi, yaitu di Dusun Sebawak, Desa Suka Bangun , Kecamatan Sungai Betung dan di Dusun Aris, Kecamatan Capkala. Total lahan yang siap dikembangkan mencapai 5 hektare, yang semuanya merupakan lahan eks PETI milik masyarakat yang dipinjamkan untuk program ini. “Lahan eks PETI ini kita ubah menjadi ladang jagung. Ini langkah nyata Polres Bengkayang bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan dampak positif dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif,” ujar Kapolres Syahirul. Kapolres menambahkan, penanaman jagung akan dilaksanakan pada pertengahan September sebagai bagian dari Gerakan Tanam (Gertam) kuartal IV yang digelar serentak. Di Kecamatan Sungai Betung, lahan seluas 1 hektare masih dalam tahap perataan tanah. Sementara itu, di Kecamatan Capkala, lahan seluas 4 hektare sudah rata dan siap untuk ditanami. Baca Juga:   Dugaan Pembiaran Polres Sanggau Terhadap PETI, Ironis dengan Komitmen Kapolda Pipit Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan. Pemanfaatan lahan eks PETI diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bengkayang, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengubah lahan yang tidak produktif menjadi bermanfaat. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK