Ultimatum Aliansi Sambas Bergerak: Tersisa 2 Hari, Akankah 9 Tuntutan Terealisasi?
Faktakalbar.id, SAMBAS
- (06/09/2025) - Ultimatum yang diberikan oleh Aliansi Sambas Bergerak kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sambas
hanya tersisa dua hari.
Baca Juga:
Ketua DPRD Sambas Janji Tindaklanjuti Tuntutan Aksi, Soroti Masalah PETI
Massa aksi sebelumnya menuntut realisasi sembilan poin krusial, mulai dari kesejahteraan guru honorer, penanganan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), hingga evaluasi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Ketua
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sambas
yang juga koordinator aksi, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pihaknya masih menantikan langkah konkret dari kedua lembaga tersebut.
Ia mengingatkan batas waktu yang mereka berikan akan segera berakhir.
“Kami sudah jelas menyampaikan, tenggatnya 7x24 jam. Jika tuntutan ini tidak juga ditindaklanjuti, maka kami siap kembali turun dengan aksi yang lebih besar,”
katanya.
Menurut Farhan, aksi lanjutan bisa jauh lebih masif dan melibatkan lebih banyak elemen mahasiswa serta masyarakat.
Hal ini menjadi bentuk kekecewaan jika pemerintah daerah dan DPRD dianggap abai terhadap aspirasi rakyat.
Sebelumnya, Ketua DPRD Sambas, Abu Bakar, menyatakan apresiasinya terhadap aksi damai tersebut.
Ia berjanji akan segera menindaklanjuti sembilan tuntutan yang disampaikan.
Baca Juga:
Aliansi Sambas Bergerak Gelar Aksi, Layangkan 9 Tuntutan ke DPRD dan Pemda
DPRD bersama Pemda dikabarkan akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas aspirasi tersebut.
Kini, publik menunggu apakah dalam sisa dua hari ke depan, janji yang telah disampaikan akan ditepati, ataukah massa Aliansi Sambas Bergerak akan kembali turun ke jalan dengan eskalasi yang lebih besar.
(DNS)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.