Untuk Kedua Kalinya, Server Fakta Kalbar Diserang, Tim IT Sebut Metode DDoS Bikin Situs Tidak Stabil
Faktakalbar.id, NASIONAL
- Situs berita
Faktakalbar.id
kembali mengalami serangan siber untuk kedua kalinya, dalam dua bulan terakhir, server tersebut diretas hingga membuat akses ke faktakalbar.id tidak stabil, kadang dapat dibuka tetapi kerap berat dan gagal diakses publik.
Dalam beberapa bulan terakhir, media berbasis di Pontianak aktif memberitakan berbagai isu publik di Kalimantan Barat, mulai dari isu masalah hukum kepala daerah dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), jaringan perdagangan emas ilegal, BBM ilegal, oli palsu, hingga dugaan mafia proyek di Kalimantan Barat.
Baca Juga:
Bupati Pati Ditangkap KPK, Warga: Doa Kami Terjawab
Gangguan terbaru terjadi saat trafik pembaca sedang tinggi.
Pengunjung mengeluhkan situs sulit dibuka, lambat, hingga akhirnya tidak merespons.
Tim teknis kemudian menemukan indikasi serangan digital yang menarget langsung ke sistem aplikasi website.
DR. Irawadi Yunus, selaku Profesional Information Technologi menjelaskan bahwa pola serangan kali ini mengarah pada metode Distributed Denial of Service (
DDoS
), yaitu teknik membanjiri server dengan permintaan akses secara masif agar sistem kewalahan dan tumbang.
“Penyerangan DDoS adalah metode penyerangan siber dengan menggunakan layer 7 atau aplikasi secara langsung atau interval waktu yang bertujuan untuk membuat down website agar tidak bisa diakses oleh publik,”
kata Irawadi, Jumat, (23/1/2026).
Menurut dia, serangan dilakukan berulang-ulang dalam jeda tertentu sehingga server tidak mampu menampung lonjakan trafik palsu. Akibatnya, akses pembaca asli ikut terhambat.
Serangan ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya Fakta Kalbar juga sempat lumpuh selama tiga hari.
Dalam beberapa bulan terakhir, media berbasis di Pontianak tersebut aktif memberitakan berbagai isu publik di Kalimantan Barat, mulai dari isu kepala daerah yang diperiksa KPK, serta persoalan kebijakan pemerintah.
Baca Juga:
Jejak AS dan Toko Emas NM dalam Dugaan Peredaran Hasil PETI Sintang
Penanggung jawab redaksi Fakta Kalbar, Edi Setiawan, menyampaikan permohonan maaf kepada para pembaca atas gangguan akses yang terjadi.
Ia memastikan tim teknis tengah melakukan pemulihan sistem.
“Kami mohon maaf kepada pembaca setia atas ketidaknyamanan ini. Saat ini perbaikan dan penguatan keamanan server sedang dilakukan, dan kami pastikan dalam waktu dekat website akan kembali lancar diakses,”
ujar Edi, (23/01/2026).
Selain gangguan siber, redaksi juga menghadapi berbagai tekanan lain, mulai dari intimidasi, upaya pelaporan, hingga tudingan yang dinilai sebagai bentuk pembungkaman.
Pola tersebut dinilai menunjukkan adanya upaya sistematis untuk menghambat kerja jurnalistik.
Meski diserang dua kali, Fakta Kalbar memastikan aktivitas jurnalistik tetap berjalan dan sistem keamanan digital akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang.
(dhn)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.