faktakalbar

Update Bencana BNPB: Angin Kencang dan Banjir Landa 5 Wilayah, Kesiapsiagaan Ditingkatkan

Penulis: Redaksi Wednesday, 05 November 2025 📖 2 menit
Update Bencana BNPB: Angin Kencang dan Banjir Landa 5 Wilayah, Kesiapsiagaan Ditingkatkan
Faktakalbar.id, NASIONAL - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat rentetan kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan yang berhasil dihimpun hingga Rabu (5/11/2025) pukul 07.00 WIB, merangkum dampak dari angin kencang, banjir, hingga kebakaran lahan. Peristiwa angin kencang dilaporkan melanda tiga kabupaten di wilayah berbeda. Baca Juga: Rangkuman Bencana BNPB: Banjir Landa Jakarta dan Garut, Karhutla Terjadi di Riau dan Sumut Hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Minggu (2/11) sekitar pukul 09.00 WITA. Lokasi terdampak di Desa Berora, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, NTB, mengakibatkan 55 unit rumah warga rusak, yang didominasi kerusakan pada bagian atap. Fenomena angin kencang melanda Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, pada Selasa (4/11) pukul 12.25 WITA. Insiden ini menelan korban jiwa. Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan dua unit mobil tertimpa pohon tumbang. BPBD dan tim gabungan telah mengevakuasi korban dan membersihkan material pohon, sehingga jalan Trans Parigi - Palu sudah dapat dilalui kembali. Angin kencang pada Senin (3/11) mengakibatkan kerusakan di Desa Salulemo, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Kaji cepat sementara mencatat 20 rumah dan satu fasilitas pendidikan terdampak. Baca Juga: Laporan BNPB: Bencana Hidrometeorologi Basah Landa Jakarta, Sukabumi, dan Pati Selain angin kencang, bencana hidrometeorologi basah dan kering juga dilaporkan terjadi. Banjir di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (4/11), banjir melanda Kecamatan Setia Bakti, Krueng Sabee, dan Panga. Sedikitnya 216 rumah terdampak. "Kondisi cuaca saat ini terpantau mendung dan tidak menutup kemungkinan apabila hujan banjir dapat meluas. Namun demikian, genangan air di Gampong Lhok Bot, Curek dan Suak Beukah berangsur-angsur mulai surut," lapor Pusdalops. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, pada Minggu (2/11). Lahan seluas 1 hektar yang didominasi semak belukar hangus terbakar. "Kondisi terkini per Selasa (4/11) api sudah berhasil dipadamkan. Kini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib." tulis laporan BNPB. Imbauan BNPB Menyikapi bencana yang terjadi, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan bencana. Kesiapsiagaan ini diperlukan warga untuk menyikapi tidak hanya ancaman potensi risiko bahaya hidrometeorologi basah tetapi juga hidrometeorologi kering. Baca Juga: Update Bencana BNPB: Banjir Landa Sejumlah Wilayah, Longsor di Bandung Barat Telan Korban Jiwa Bagi warga yang tinggal di daerah bantaran sungai diminta selalu memantau ketinggian air secara berkala. Jika terjadi hujan berintensitas tinggi dalam durasi lama, warga disarankan melakukan evakuasi mandiri, mengetahui jalur evakuasi, dan memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK