faktakalbar

Update Bencana Sumatera: Korban Jiwa 1.200 Orang, BNPB Kebut Pembangunan Huntara Jelang Ramadan

Penulis: Redaksi Wednesday, 21 January 2026 📖 2 menit
Update Bencana Sumatera: Korban Jiwa 1.200 Orang, BNPB Kebut Pembangunan Huntara Jelang Ramadan
Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terkini terkait penanganan bencana hidrometeorologi basah yang melanda tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Senin (20/1/2026), fokus utama tim gabungan adalah mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal guna menjamin keselamatan warga. Baca Juga: BNPB Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Data Kerusakan di Aceh dan Sumut Ditarget Rampung 10 Hari Laporan terbaru mencatat adanya penambahan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Aceh Tengah, yang menambah akumulasi total korban meninggal dunia di ketiga provinsi tersebut menjadi 1.200 jiwa. Selain itu, petugas mencatat 143 orang masih dinyatakan hilang dan sebanyak 113.903 jiwa penduduk masih bertahan di posko-posko pengungsian. Distribusi Logistik Tembus 1.757 Ton BNPB memastikan suplai kebutuhan dasar bagi pengungsi terus berjalan optimal. Berdasarkan data akumulatif dari 29 November 2025 hingga 19 Januari 2026, volume bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai angka signifikan. “Total bantuan logistik yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 1.757,03 ton atau sebesar 99,76 persen dari total logistik yang tersedia,” tulis laporan resmi BNPB. Penyaluran ini melibatkan armada gabungan secara masif, meliputi 56 sorti pesawat charter, 64 sorti pesawat Hercules, 55 unit truk jalur darat, serta 7 unit kapal laut untuk menjangkau area terisolir. Baca Juga: Total Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 442 Jiwa, BNPB Kebut Distribusi Logistik dan Alat Berat Target Huntara Rampung Sebelum Ramadan Selain pemenuhan logistik, pemerintah daerah bersama BNPB dan TNI-Polri mengakselerasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Langkah ini diambil agar warga dapat segera meninggalkan pengungsian, dengan target penyelesaian sebelum datangnya bulan suci Ramadan. Dari total 50.974 unit rumah yang mengalami rusak berat, sebanyak 27.946 unit telah diajukan untuk pembangunan Huntara. “Hingga 20 Januari 2026, sebanyak 6.646 unit huntara masih dalam proses pembangunan, sementara 1.286 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni,” bunyi data BNPB. Pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebagai solusi transisi. Bantuan DTH telah disalurkan kepada 2.929 kepala keluarga dari total 18.953 pengajuan yang masuk. Operasi Modifikasi Cuaca Sebagai langkah mitigasi jangka pendek untuk mencegah bencana hidrometeorologi susulan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus digencarkan. Teknologi ini diterapkan untuk mengendalikan intensitas curah hujan di wilayah rawan. Hingga 20 Januari 2026, OMC di wilayah Aceh telah menghabiskan 484.600 kilogram bahan semai melalui 507 sorti penerbangan. Sementara di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, ratusan ton bahan semai juga telah ditebar untuk mengurangi potensi cuaca ekstrem. BNPB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan, guna memastikan pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat Sumatra kembali normal secara bertahap. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK