faktakalbar

Viral Foto Jalan Suti Semarang Rusak Parah, Warga Tagih Janji Pembangunan di Perbatasan

Penulis: Redaksi Tuesday, 19 August 2025 📖 2 menit
Viral Foto Jalan Suti Semarang Rusak Parah, Warga Tagih Janji Pembangunan di Perbatasan
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang, kembali menjadi sorotan tajam publik. Beberapa foto yang menampilkan akses jalan utama yang lebih mirip kubangan lumpur viral di media sosial, memicu keluhan dan kekecewaan mendalam dari warga yang telah bertahun-tahun mendambakan perbaikan. Baca Juga: Pemprov Kalbar Gelontorkan Rp475 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak Berat di 2025 Dalam foto yang beredar, terlihat jalan tanah yang becek dan penuh dengan jejak ban kendaraan yang dalam, membuatnya sulit untuk dilalui. Bagi masyarakat setempat, pemandangan ini adalah kenyataan pahit yang harus mereka hadapi setiap hari. Kondisi ini seolah menjadi ironi di tengah gaung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri yang kerap disuarakan pemerintah. [caption id="attachment_41927" align="aligncenter" width="510"] Kondisi jalan utama di Kecamatan Suti Semarang, Bengkayang, yang rusak parah dan berlumpur sehingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari. (Dok. Ist)[/caption] Warga merasa janji pembangunan belum sepenuhnya menyentuh wilayah mereka. Padahal, Kabupaten Bengkayang memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Infrastruktur yang memadai seharusnya menjadi prioritas utama untuk menunjang perekonomian dan mobilitas warga di beranda depan negara. Kondisi jalan rusak Suti Semarang ini pun menjadi simbol penantian panjang warga akan perhatian pemerintah. Baca Juga: Jalan Rusak di Tempunak Hulu, Ambulans Kesulitan Bawa Pasien: Netizen Soroti Kinerja Pemda Luapan kekecewaan ini terekam jelas dalam berbagai komentar warganet di media sosial. Banyak warga, baik yang masih tinggal di sana maupun yang sudah merantau, menyuarakan pengalaman dan keprihatinan mereka. “Status jalan itu ada yg blng jln provinsi,ada yg blng jalan kabupaten. Itu dari tahun 2014 jln nya sampe skrg begitu-gitu aja ngk ada perubahan. Jadi pas ada hari libur mau pulkam itu ngk semangat karna ya mikir jln nya itu,” tulis akun Mamanya Nathania. Komentar lain menyoroti betapa minimnya perubahan yang terjadi selama belasan tahun, menunjukkan masalah ini seakan dibiarkan berlarut-larut. “Jiaaaachh.. Koq makin parah lagi dari dulu. Waktu saya tugas di Sanggau Ledo Mmng parah jln nya kesana. Tapi udah belasan tahun masak blum ada peningkatan nya,” komentar akun Amir Faisal. Keluhan mengenai jalan rusak Suti Semarang ini bukan lagi sekadar masalah kenyamanan, tetapi sudah menyangkut asa dan semangat warga. Ketidakjelasan status jalan, apakah menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten atau provinsi, menambah kebingungan dan membuat penanganan terasa lamban. Baca Juga: Jalan Rusak di Kalbar Terbengkalai, Pemprov Malah Belanja Mobil Mewah Warga pun berharap keluhan mereka kali ini benar-benar didengar dan ditindaklanjuti dengan aksi nyata, sebagai kado kemerdekaan yang sesungguhnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK