faktakalbar

Viral! Frustrasi Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Kades Bonder Nekat Mandi Lumpur

Penulis: Redaksi Tuesday, 23 December 2025 📖 1 menit
Viral! Frustrasi Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Kades Bonder Nekat Mandi Lumpur
Faktakalbar.id, LOMBOK TENGAH – Sebuah aksi protes unik dan menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Lombok Tengah . Kepala Desa Bonder melakukan aksi "mandi lumpur" di tengah kubangan jalan raya yang rusak parah pada Jumat (19/12/2025). Baca Juga:  Protes Jalan Rusak, Ratusan Warga Tayan Hilir Hadang dan Ancam Blokir Total Akses Truk Tangki CPO Aksi teatrikal ini dilakukan sebagai bentuk kritik keras terhadap kondisi infrastruktur yang tak kunjung mendapat perhatian pemerintah. Dalam video yang beredar luas dan menjadi viral di media sosial, sang Kepala Desa tampak duduk bersila di genangan air keruh di tengah jalan, layaknya sedang mandi, tanpa mempedulikan kendaraan yang lalu lalang di sekitarnya. "Aksi tak biasa dilakukan Kepala Desa Bonder, Lombok Tengah, dengan mandi lumpur di jalan rusak sebagai bentuk protes. Video tersebut viral dan menyita perhatian publik di media sosial," tulis laporan kejadian tersebut. Menunggu Kejelasan Perbaikan Protes keras ini dipicu oleh ketidakjelasan status perbaikan ruas jalan Penujak – Selong Belanak . Jalan ini merupakan akses vital bagi mobilitas warga sehari-hari, namun kondisinya dibiarkan rusak berlubang dan membahayakan pengendara. Baca Juga:  Dituduh ‘Dalang’ Laporkan Kasus BP2TD dan Jalan Mempawah, Kristantus: Konflik Sudah Terasa Sejak Sebelum Pelantikan Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan oleh pihak terkait. Masyarakat setempat sangat berharap aksi nekat pemimpin desa mereka ini mampu membuka mata pemerintah daerah untuk segera bertindak. "Hingga kini, status dan perbaikan jalan Penujak–Selong Belanak masih menunggu kejelasan. Warga berharap aksi ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk segera membenahi akses jalan yang vital bagi aktivitas masyarakat," ungkap perwakilan warga setempat. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK