faktakalbar

Viral Keributan di SPBU, Kapolsek Ambawang Nyatakan Sudah Kondusif

Penulis: Redaksi Sunday, 02 June 2024 📖 1 menit
Viral Keributan di SPBU, Kapolsek Ambawang Nyatakan Sudah Kondusif
*Kapolsek Sayangkan Ada Video Lama yang Dinarasikan Seolah Kejadian Baru   KUBU RAYA- Terkait Video Viral keributan disalah satu SPBU Kecamatan Sungai Ambawang, Kapolsek Sungai Ambawang Iptu Raimundus Nonnatus Gawe langsung turun kelapangan untuk memeriksa dan mendatangi lokasi, selain memang rutin berpatroli pengawasan disejumlah SPBU agar BBM Bersubsidi tepat sasaran dan menindak premanisme yang meresahkan para supir truk.   Terkait kejadian keributan di SPBU Kapolsek Sungai Ambawang mengatakan, hal tersebut terjadi karena kesalah pahaman yang memicu pertengkaran mulut hingga memicu keributan.   Namun saat ini menurutnya kondisi sudah kondusif dan berjalan normal. Akan tetapi Kapolsek Iptu Raimundus Nonnatus Gawe menyayangkan video yang beredar merupakan video lama, yang dinarasikan seolah kejadian baru.   "Saat ini kondisi di SPBU sudah Kondusif dan aman, hal tersebut terjadi hanya karena kesalah pahaman dan tersulut emosi, namun kondisi saat sudah berjalan normal," namun sayang video yang beredar merupakan video lama yang dibuat narasi seolah kejadian baru, tutur Kapolsek Sungai Ambawang Iptu Raimundus Nonnatus Gawe.   Polsek mengimbau agar masyarakat jangan mudah terpancing dan tersulut emosi, serta tidak termakan oleh informasi hoax sebelum mengetahui kejadian sebenarnya.   Kapolsek juga mengimbau warga untuk bersama menjaga Kamtibmas Di wilayah hukum Polsek Sungai Ambawang. " Kita mengajak masyarakat untuk bersama sama menjaga dan menciptakan kondisi Kamtibmas baik bersama - sama ," tambah Kapolsek.   Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diingkan Kapolsek terus mengerahkan personel untuk berpatroli di jam jam tertentu guna memastikan kondusifitas di Kecamatan Sungai Ambawang berjalan dengan baik.(rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK