faktakalbar

Klarifikasi Pihak PLN Terkait Pondasi Tiang Listrik Isi Sabut Kelapa di Sambas

Penulis: Redaksi Wednesday, 12 November 2025 📖 1 menit
Klarifikasi Pihak PLN Terkait Pondasi Tiang Listrik Isi Sabut Kelapa di Sambas
Faktakalbar.id, SAMBAS – Pihak PT PLN (Persero) memberikan respon resmi terkait viralnya video Pondasi Tiang Listrik di Sambas yang diduga dicampur sabut dan batok kelapa. Rekaman yang memperlihatkan dugaan praktik kecurangan di Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas itu sebelumnya memicu kemarahan publik. Baca Juga: Viral, Pondasi Tiang Listrik di Sambas Dicor Pakai Sabut Kelapa Menanggapi hal tersebut, Manajer PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang, Made Hary, memastikan bahwa pekerjaan pembangunan jaringan listrik di wilayah kerjanya akan berjalan sesuai standar mutu dan prosedur teknis yang berlaku. Secara khusus, pemeriksaan dilakukan atas pekerjaan pembangunan jaringan listrik tegangan rendah (JTR) baru di beberapa lokasi, seperti di wilayah Kecamatan Jawai dan Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. PLN menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan yang turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan proyek di lapangan. Terkait temuan pengecoran Pondasi Tiang Listrik di Sambas yang tidak sesuai standar di titik lokasi Desa Sarang Burung Usrat, Made Hary menyatakan hal itu telah menjadi koreksi di lapangan dan sudah diperbaiki. “Kami berterima kasih atas kepedulian dan dukungan masyarakat dalam menjaga kualitas pekerjaan. PLN selalu terbuka terhadap setiap masukan dan laporan demi peningkatan mutu pelayanan,” ujar Made Hary, Selasa (12/11/2025). PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan instalasi kelistrikan. Pihaknya akan memastikan kualitas layanan kelistrikan semakin baik ke depan dengan memperhatikan faktor keselamatan lingkungan dan masyarakat. Baca Juga: Viral, Pondasi Tiang Listrik di Sambas Dicor Pakai Sabut Kelapa Made Hary juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan saluran resmi jika memiliki pengaduan atau membutuhkan layanan kelistrikan di kemudian hari, agar dapat ditangani dengan cepat. “Kami memastikan layanan kelistrikan berjalan normal dan pembangunan terus dilanjutkan demi memperkuat pelayanan kelistrikan. Masyarakat bisa melakukan pengaduan/laporan dan mendapatkan layanan kelistrikan dengan lebih mudah melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123,” tutup Made Hary. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK