faktakalbar

Potret Siswa 'Bertaruh Nyawa' di Mempawah Viral di Depan Presiden, Prabowo: Hei Elit, Lihat Rakyatmu!

Penulis: Redaksi Saturday, 29 November 2025 📖 1 menit
Potret Siswa 'Bertaruh Nyawa' di Mempawah Viral di Depan Presiden, Prabowo: Hei Elit, Lihat Rakyatmu!
Faktakalbar.id, JAKARTA - Kondisi infrastruktur pendidikan di Kalimantan Barat , khususnya di Kabupaten Mempawah , mendapat sorotan tajam di tingkat nasional. Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan siswa sekolah harus meniti seutas tali untuk menyeberangi sungai demi menuntut ilmu, ditayangkan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/25). Baca Juga:   Usut Korupsi Jalan 2015, KPK ‘Obok-obok’ Mempawah: Mantan Ketua DPRD hingga Swasta Diperiksa Berdasarkan penelusuran tim redaksi, lokasi dalam video yang menjadi perhatian Kepala Negara tersebut terletak di Desa Peniti Besar , Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Tayangan visual yang memperlihatkan betapa berbahayanya akses pendidikan di wilayah tersebut memantik reaksi emosional dan tegas dari Presiden. “Ini koruptor-koruptor. Lihat ini. Mereka ke sekolah basah, di sekolah mereka basah, pulang basah,” tegas Prabowo dengan nada tinggi merujuk pada tayangan tersebut. Kondisi memprihatinkan di Mempawah ini seolah menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah setempat. Presiden Prabowo bahkan secara khusus menyentil para elit dan pengambil kebijakan yang dinilai abai terhadap realitas di lapangan. “Hei elit-elit di Jakarta, hei kelompok orang pintar, lihat rakyatmu. Kita atasi itu tidak dengan wacana, tidak dengan teori, tidak dengan gagasan, tidak dengan hardik-menghardik, tidak dengan maki-memaki, tidak ngenyek. Kita harus atasi jembatan itu dengan kerja nyata, pikiran nyata,” tutur Presiden. Baca Juga:  KPK Kebut Penyidikan, Mantan Petinggi Dewan Mempawah dan Pihak Swasta Diperiksa Merespons fakta lapangan tersebut, Presiden tidak tinggal diam. Ia langsung mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus Darurat Jembatan. Targetnya tidak main-main, yakni membangun hingga 300 ribu jembatan di seluruh pelosok tanah air untuk memastikan keselamatan anak-anak sekolah. “Anak-anakku sabar, saya sedang bekerja. Mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri,” ucap Presiden menenangkan. Untuk mempercepat realisasi tersebut, Presiden menginstruksikan mobilisasi kekuatan penuh. Ia memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi untuk mengerahkan mahasiswa teknik sipil, serta meminta bantuan TNI dan Polri untuk terjun langsung memperkuat pengerjaan konstruksi jembatan di lokasi-lokasi ekstrem seperti yang terjadi di Mempawah. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK