faktakalbar

Wabup Mempawah Pastikan Sembako Imlek Terjangkau

Penulis: Redaksi Monday, 09 February 2026 📖 1 menit
Wabup Mempawah Pastikan Sembako Imlek Terjangkau
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi , meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Murah di kawasan Kelenteng Tri Dharma, samping Badan Pemadam Api Mempawah (BPAM), Minggu (8/2/2026). Pemerintah daerah menggelar kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Imlek. Ratusan warga mengantre sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako murah. Juli Suryadi hadir di lokasi untuk memastikan masyarakat, terutama yang merayakan Imlek. Baca Juga:  Wabup Mempawah Ajak Perempuan Islam Dakwah Sejuk Juli menilai permintaan bahan pokok kerap melonjak menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah Kabupaten Mempawah merespons potensi kenaikan harga tersebut melalui intervensi pasar yang konkret. “Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya yang akan merayakan Imlek, bisa mendapatkan bahan pangan yang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ujar Juli Suryadi di sela peninjauan. Sediakan 650 Paket Sembako Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menggelar operasi ini. Panitia menyediakan total 650 paket kebutuhan pokok bagi masyarakat. Warga dapat menebus satu paket sembako hanya dengan harga Rp90.000. Paket tersebut berisi komoditas vital, yakni 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Baca Juga:  Dampak Karhutla di Mempawah: Warga Desa Galang Dievakuasi Akibat Sesak Napas Panitia menerapkan sistem kupon untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran. Pengurus kelenteng setempat juga terlibat aktif dalam membagikan informasi kepada warga agar distribusi merata. Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap inisiatif ini membantu warga menyambut Imlek dengan tenang tanpa beban harga pangan yang tinggi. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK