faktakalbar

Wagub Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Saat Silaturahmi Ramadhan di Kayong Utara

Penulis: Redaksi Monday, 09 March 2026 📖 2 menit
Wagub Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Saat Silaturahmi Ramadhan di Kayong Utara
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ( Pemprov Kalbar ) menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi Ramadhan di Kayong Utara yang dipusatkan di Pendopo Bupati pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan lintas sektoral ini bertujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di tengah berlangsungnya bulan suci Ramadhan. Baca Juga: Kayong Utara Bersiap Jadi Tuan Rumah Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat Agenda keagamaan dan kemasyarakatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan. Turut mendampingi dalam acara tersebut Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kayong Utara, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dari tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutan resminya, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam. Momen ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan, memperdalam nilai-nilai keimanan, serta mempererat hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat luas. “Saya berharap puasa kita semua dapat dijalankan sampai selesai tanpa ada yang bolong, sehingga esensi dari ibadah puasa benar-benar dapat kita rasakan,” ujar Krisantus di hadapan para tamu undangan yang hadir. Menurut Krisantus, makna ibadah puasa sesungguhnya tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus secara fisik, melainkan juga secara aktif melatih pengendalian diri dalam berbagai aspek kehidupan sosial bermasyarakat. “Menahan lapar dan haus menurut saya bukan yang paling berat. Banyak orang mampu melakukannya. Yang paling penting adalah bagaimana kita mampu menahan diri, menjaga pikiran, menjaga pandangan, serta menjaga hati agar tetap bersih dan selalu berpikir positif kepada sesama,” ungkapnya menegaskan makna pengendalian diri. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa agenda Silaturahmi Ramadhan di Kayong Utara ini juga menjadi momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Provinsi Kalimantan Barat. “Saya yakin masyarakat di Kabupaten Kayong Utara mampu menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, memperdalam keimanan, serta memperkokoh nilai-nilai toleransi antar sesama,” tambahnya. Krisantus juga menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam merawat kebinekaan. Ia mengingatkan bahwa Kalimantan Barat merupakan daerah yang sangat kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Baca Juga: Kunjungi Paroki Emanuel Sukadana, Wagub Kalbar Perkuat Pesan Toleransi Beragama Keberagaman tersebut mutlak harus dijaga secara bersama-sama sebagai sebuah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat. “Kalbar dihuni oleh berbagai suku dan agama. Perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ucapnya. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, Wagub Kalbar tidak lupa mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan berbagai informasi yang beredar luas di media sosial maupun aplikasi pesan singkat. “Di era sekarang informasi sangat cepat menyebar. Karena itu kita harus bijak dalam menerima informasi dan jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan,” pesannya secara tegas. Merespons kunjungan jajaran Pemprov Kalbar tersebut, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut di wilayahnya. Menurut Bupati, kegiatan ini tidak hanya sukses mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga secara nyata memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wujud kepedulian pemerintah provinsi dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat di daerah,” pungkas Romi Wijaya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK